AyoMedan.com - MEDAN. Penanganan kasus penganiayaan berat atau pembacokan yang dialami Erwin Dani Sinaga, warga Dusun II Gang Family, Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Deliserdang, menuai sorotan.
Korban menilai kinerja jajaran Polsek Sunggal lamban, karena hingga kini pelaku yang diketahui dipanggil Adit belum juga berhasil diamankan.
Padahal kasus tersebut telah dilaporkan secara resmi melalui Surat Laporan Polisi Nomor: LP/B/489/IV/2026/SPKT/Polsek Sunggal/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara tertanggal 11 April 2026 sekitar pukul 11.00 WIB.
Namun, hampir dua bulan pasca laporan dibuat, korban mengaku belum melihat adanya tindakan tegas terhadap terduga pelaku.
“Laporan sudah hampir dua bulan berjalan, namun tersangka belum juga ditangkap hingga saat ini. Padahal dia (Adit-red) sering terlihat muncul di tempat laundry di depan Masjid Istiqomah,” ujar Erwin Dani Sinaga kepada wartawan, Kamis (21/5/2026).
Erwin mengaku kecewa dengan lambannya proses penanganan kasus yang menimpanya. Ia berharap aparat kepolisian, khususnya Polsek Sunggal, segera bergerak cepat menangkap pelaku agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Menurutnya, keberadaan pelaku yang masih bebas berkeliaran membuat dirinya, keluarga dan warga sekitar merasa tidak aman. Ia khawatir pelaku dapat kembali melakukan tindakan serupa terhadap dirinya maupun warga lainnya.
“Kalau memang keberadaan pelaku sudah diketahui dari masyarakat, seharusnya aparat lebih mudah melakukan penangkapan. Jangan sampai muncul kesan laporan masyarakat tidak ditindaklanjuti secara serius, hukum jangan tajam kebawah tapi tumpul ke atas,” tegasnya.
Kasus ini pun menjadi perhatian pemerintah Desa Paya Geli, karena ada permintaan atau petisi dari warga Gg. Surya, Gg. Family dan Gg. Sulaiman meminta agar keluarga pelaku tidak tinggal lagi di seputaran Dusun II.
"Ada sekitar 40 Kepala keluarga yang menandatangani surat keresahan warga, yang diserahkan langsung kepada Kepala Desa Paya Geli. Namun hingga sekarang, permintaan warga tidak direspon. Buktinya keluarga pelaku masih tinggal disini," sebut Erwin.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Sunggal belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penanganan kasus tersebut, maupun alasan belum diamankannya tersangka pelaku. (A-Red)