Notification

×

Iklan


Iklan



Perkuat Sinergi Pemko-DPRD, Rico Waas Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Penyelesaian Persoalan Warga

Senin, 03 Agustus 2026 Last Updated 2026-08-03T02:39:25Z


AyoMedan.com - MEDAN. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong penguatan sinergi antara Pemerintah Kota (Pemko) Medan dan DPRD Kota Medan dalam menyusun strategi pembangunan yang mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus menjawab berbagai persoalan mendasar masyarakat.

Menurut Rico, pola kerja pemerintahan ke depan tidak cukup hanya berjalan baik, tetapi harus semakin responsif, terbuka, dekat dengan masyarakat, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Hal itu disampaikan Rico Waas saat membuka Rapat Kerja (Raker) DPRD Kota Medan dalam rangka penyusunan program kerja DPRD Tahun 2027 di The Hill Hotel & Resort Sibolangit, Minggu (2/8/2026) petang.

“Perlu adanya pola kerja pemerintah yang semakin baik,” kata Rico.

Ia menegaskan, pertumbuhan ekonomi harus menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur keberhasilan pembangunan Kota Medan. Karena itu, upaya mendorong pertumbuhan ekonomi membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, tidak hanya antara DPRD dan Pemko Medan, tetapi juga melibatkan masyarakat serta dunia usaha, termasuk melalui penguatan investasi.

“Yang penting menjadi barometer perlu adanya capaian target terkait peningkatan pertumbuhan ekonomi. Butuh ditingkatkan pertumbuhan ekonomi. Untuk itu perlu kerja sama, bukan hanya DPRD dengan Pemko Medan, tetapi dengan masyarakat. Dan sangat penting pengembangan investasi,” ujarnya.

Rico mengajak DPRD Medan bersama-sama menyusun langkah konkret untuk mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki Kota Medan. Kolaborasi tersebut, lanjutnya, juga harus diarahkan untuk menyelesaikan persoalan kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan yang masih menjadi bagian penting dari agenda pembangunan daerah.

“Mari kita maksimalkan semua potensi. Sama-sama kita berkontribusi mengatasi segala masalah terkait kemiskinan, pendidikan dan kesehatan,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rico juga membuka ruang komunikasi langsung dengan anggota DPRD Medan terkait berbagai aspirasi yang diterima dari masyarakat di daerah pemilihan (dapil) masing-masing.

“Jika ada masalah atau aspirasi masyarakat yang diterima di dapil masing-masing, WA saya langsung, akan kami bantu tindaklanjuti segera. Bapak/Ibu bagian dari rakyat yang dipercaya oleh rakyat untuk produk Perda dan pengawasan penggunaan anggaran, patut kita respons,” tegasnya.

Menurut Rico, hubungan kerja antara Pemko Medan dan DPRD harus terus diperkuat melalui komunikasi dan keterbukaan. Tantangan pembangunan yang semakin kompleks membutuhkan kontribusi serta strategi bersama agar setiap program dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Peran kita butuh kontribusi dan strategi besar untuk bangsa ini. Kerja sama yang efektif dan efisien perlu menjadi perhatian,” ujarnya.
DPRD Dorong Transformasi dan Inovasi

Senada, Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen mengajak seluruh anggota dewan mengoptimalkan fungsi alat kelengkapan dewan (AKD) dalam mengawal pembangunan Kota Medan.

Dia mendorong DPRD Medan meninggalkan pola kerja lama dengan mengedepankan pemikiran yang inovatif, kritis, adaptif, serta mampu memanfaatkan perkembangan teknologi.

“Mari berperan aktif dengan pemikiran yang disruptif, inovatif, dan kritis,” ajaknya.

Wong Chun Sen juga menekankan pentingnya memperkuat sistem pengawasan yang terbuka dan mudah diakses masyarakat. Salah satunya melalui mekanisme pengaduan warga secara real-time dan transparan.

Menurut Wong, DPRD Medan perlu mendorong lahirnya peraturan daerah (Perda) yang responsif terhadap perkembangan teknologi, mendukung investasi lokal, serta disusun berdasarkan data dan riset dengan tetap mengedepankan prinsip transparansi dan konsultasi publik.

“Memastikan Perda yang telah disahkan dapat diimplementasikan secara efektif oleh Pemko Medan melalui Peraturan Wali Kota,” sebutnya.

Ia menegaskan, transformasi tersebut diharapkan mampu menjadikan DPRD sebagai lembaga legislatif yang lebih lincah, adaptif, dan berorientasi pada hasil.
Trifungsi DPRD, kata Wong Chun Sen, harus mampu menjadi salah satu mesin penggerak pembangunan Kota Medan. 

Pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada kemajuan fisik, tetapi juga harus menyentuh wilayah pinggiran, memberikan perhatian kepada kelompok rentan, serta menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan mendasar masyarakat.

Susun Program Kerja DPRD 2027
Sebelumnya, Plt. Sekretaris DPRD Kota Medan Erisdan melaporkan, Raker DPRD Medan digelar untuk menyusun sekaligus menyelaraskan program kerja DPRD melalui alat kelengkapan dewan serta merumuskan berbagai kegiatan prioritas untuk Tahun 2027.

Raker tersebut juga diarahkan untuk mengoptimalkan pelaksanaan trifungsi DPRD, meliputi fungsi pembentukan Perda, penganggaran, dan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Melalui raker ini, DPRD Medan diharapkan mampu menghasilkan program kerja yang lebih terarah, responsif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. 

"Penguatan sinergi antara DPRD dan Pemko Medan juga menjadi bagian penting untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Medan," tutupnya. (A-Red)