Notification

×

Iklan


Iklan



Jelang HUT RI ke-81, Kades Paya Geli Hardi Ismanto Ajak Warga Gotong Royong Bersihkan Parit dan Lingkungan

Minggu, 09 Agustus 2026 Last Updated 2026-08-09T11:30:03Z


teks foto, Kades Paya Geli Hardi Ismanto (topi putih) bersama warga 

AyoMedan.com - SUNGGAL. Pemerintah Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, bersama masyarakat terus menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan. 
Salah satunya melalui kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan serta parit yang berada di sejumlah titik permukiman warga.

Kegiatan gotong royong tersebut dipimpin langsung Kepala Desa Paya Geli, Hardi Ismanto, bersama perangkat desa dan masyarakat. Gotong royong dilaksanakan di seputaran Dusun V dan Dusun VI, termasuk kawasan Gang Jadi, Minggu (9/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, kepala desa bersama masyarakat turun langsung membersihkan sampah, rumput liar, serta material yang menghambat aliran air di dalam parit. Pembersihan dilakukan sebagai upaya menjaga lingkungan tetap bersih sekaligus memastikan saluran air dapat berfungsi dengan baik, serta menyambut HUT RI ke-81.

Hardi Ismanto mengatakan, kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, dirinya mengajak masyarakat untuk tidak hanya mengandalkan pemerintah desa, tetapi turut berperan aktif menjaga kebersihan di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Gotong royong seperti ini harus terus kita pertahankan. Kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama. Semangat kemerdekaan harus di implementasikan dengan bersih lingkungan,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi parit yang bersih dan tidak dipenuhi sampah maupun sedimentasi sangat penting, terutama untuk menjaga kelancaran aliran air ketika hujan turun. Karena itu, pembersihan parit secara berkala menjadi salah satu perhatian Pemerintah Desa Paya Geli.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke dalam parit. Kebiasaan tersebut tidak hanya mengotori lingkungan, tetapi juga berpotensi menyebabkan saluran air tersumbat dan menimbulkan genangan.

“Kita berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat. Jangan setelah parit tersumbat baru kita bersihkan. Lebih baik kita jaga dan rawat bersama-sama sejak awal,” katanya.

Hardi menambahkan, kegiatan gotong royong juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antara pemerintah desa dengan masyarakat. 

"Dengan keterlibatan warga secara langsung, berbagai persoalan lingkungan dapat ditangani secara cepat dan tuntas," sebutnya.

Pemerintah Desa Paya Geli, lanjutnya, akan terus mendorong kegiatan serupa di wilayah lainnya. Selain menjaga kebersihan, gotong royong diharapkan dapat membangun kesadaran masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman, dan bebas dari sampah.

“Kita ingin budaya gotong royong tetap hidup di tengah masyarakat. Pemerintah desa akan terus hadir dan mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan,” pungkas Pading sapaan akrab Kepala Desa. (A-Red)