Notification

×

Iklan


Iklan



Kabut Asap Mengkhawatirkan, Camat Sunggal Sampaikan Imbauan Bupati Agar Warga Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Kamis, 15 Oktober 2026 Last Updated 2026-10-15T05:45:08Z



AyoMedan.com – SUNGGAL. Kondisi kualitas udara yang mengkhawatirkan akibat sebaran kabut asap menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Deli Serdang. Bupati Deli Serdang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan guna mengantisipasi gangguan kesehatan, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Menindaklanjuti imbauan tersebut, Camat Sunggal, M. Guntur Endar Bumi Nasution, S.STP., menyampaikan kepada masyarakat agar mematuhi arahan Bupati Deli Serdang dengan membatasi kegiatan di luar rumah selama kondisi udara masih kurang baik.

Guntur menegaskan, kelompok masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, khususnya para pekerja lapangan dan anak-anak sekolah mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA, perlu mendapat perhatian lebih karena berpotensi terpapar polusi udara akibat kabut asap.

"Terutama bagi pekerja yang beraktivitas di luar ruangan serta anak-anak sekolah tingkat SD, SMP dan SMA. Pergunakan masker untuk mengurangi resiko sakit, khususnya ISPA," imbaunya saat dikonfirmasi Ayo Medan.com, Kamis (15/10).

Kecamatan Sunggal Berbagi Masker kepada Masyarakat 

Menurut Guntur, langkah pencegahan perlu dilakukan bersama-sama untuk melindungi kesehatan masyarakat. 

"Hari ini Sekcam bersama Tim Penggerak PKK dan Puskesmas Mulyorejo membagi bagikan ribuan masker kepada masyarakat yang melintas di Km.9 simpang Kampung Lalang," katanya .

Untuk itu, warga diharapkan mengurangi kegiatan yang tidak mendesak di luar ruangan dan mengutamakan keselamatan, terutama ketika kabut asap semakin pekat.

Berdasarkan informasi yang diterima, sebaran kabut asap tersebut berasal dari wilayah di luar Sumatera Utara dan terbawa angin hingga memengaruhi kondisi udara di sejumlah daerah.

Camat Sunggal juga mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh dampak kabut asap. Apabila terpaksa beraktivitas di luar ruangan, warga disarankan menggunakan masker yang sesuai, menghindari aktivitas fisik berat, serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, atau iritasi pada mata dan tenggorokan.

Pemerintah Kecamatan Sunggal berharap masyarakat dapat mengikuti imbauan pemerintah dengan penuh kesadaran sembari terus memantau perkembangan kondisi kualitas udara.

"Melalui langkah antisipasi tersebut, diharapkan risiko gangguan kesehatan akibat kabut asap dapat ditekan, sekaligus menjaga keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak dan warga yang setiap hari harus beraktivitas di luar ruangan," pungkas Guntur. (A-Red)