Notification

×

Iklan


Iklan


356 Tamu Allah Kloter 13 Berangkat Ketanah Suci, Ahmad Qosbi: Nanti Disana Niatkan Untuk Ibadah Semata

Senin, 27 Mei 2024 Last Updated 2024-06-05T06:34:29Z



AyoMedan.Com - Medan, Kakanwil Kemenag Sumut yang juga Ketua PPIH Embarkasi Medan, H. Ahmad Qosbi Nasution bersama  Plt. Bupati Labuhanbatu, Hj. Ellya Rosa Siregar  memberangkatkan tamu Allah sebanyak 356 yang tergabung dalam kloter 13 asal Kabupaten Labuhanbatu dan Medan, Minggu (26/05/2024) sore dari Embarkasi Asrama Haji Medan ke Bandara Kualanamu Medan menuju Tanah Suci.


Dalam sambutannya, Plt. Bupati Labuhanbatu didampingi Sekda Labuhabatu, Ir. Hasan Heri Rambe, Asisten Pemeritahan dan Kesra, Drs. H. Saripunan Ritonga , M.Pd, Kakan Kemenag Labuhanbatu, Dr. H. Asbin Pasaribu , S.Ag, MA, Wakil Ketua DPRD Labuhanbatu Abdul Karim, mengharapkan kepada para jamaah haji semoga sampai ke tujuan dengan sehat walafiat. Apalagi JCH tahun ini banyak yang muda-muda .


"Satu pesan yang ingin kami sa.paikan kiranya dapat memamtuhi segala aturan dan arahan para petugas haji, agar tidak tersesat di tanah suci. Kiranya sesampainya di tanah suci dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan baik," ucapnya.


Kami mengharapkan, lanjut Plt.Bupati,  kiranya nanti di tanah suci dapat mendoakan kami, agar dapat memimpin Pemerintah Labuhanbatu dengan baik, sehingga Pemkab Labuhanbatu dapat berjalan dengan semestinya.


“Selamat jalan, selamat menjalankan ibadah haji dan selamat sampai kembali ke Labuhanbatu dengan sehat, semoga meraih haji mabrur dan marburah,” kata Ellya Rosa.


Sementara itu, Kakanwil Kemenagsu dalam bimbingan dan arahannya meminta agar meniatkan dalam hati bahwa kloter 13 ini adalah haji terakhir.


"Kenapa? karena
setelah berhaji meski pun punya uang harus menunggu 10 tahun lagi baru boleh mendaftar haji kembali, makanya jangan banyak main-main, upayakan pelaksanaan ibadah haji itu selengkap-lengkapnya," tuturnya.


Tips yang harus dikerjakan agar benar-benar sempurna ibadah hajinya, lanjut Ahmad Qosbi, mintalah ampun terlebih dahulu kepada Allah SWT atas dosa-dosa yang pernah dilakukan, setelah itu berdoa bertaubat tidak mengulangi kesalahan tersebut.


"Kemudian berdoa bahagia dunia akhirat seluruh keluarga, keturunan sampai ke anak cucu dipanggil Allah sebagai tamunya di Arafah," ujarnya.


Menurut Kakanwil Kemenag, di Arafah pakaian ihram jangan congok termasuk makanan, semoga kloter 13 jangan ada yang congok. "Tahan, misalnya ingin merokok, tukang cerita, tukang minum kopi selama enam jam," pintanya.


Diketahui, para tamu Allah asal Labuhan batu ini diberangkatkan dengan menggunakan kereta api, menuju Asrama Haji Medan (Ahmed) yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. Mereka diangkut dengan menggunakan Kereta Api Luar Biasa (KLB) dari Stasiun Rantau Prapat menuju Stasiun Lubuk Pakam, selanjutnya Tamu Allah diberangkatkan menggunakan bus ke Asrama Haji Medan, Sabtu (25/05/2024).


Kepala Kantor Kementerian Agama Labuhanbatu Dr.H. Asbin Pasaribu, MA mengungkapkan, Pemkab Labuhanbatu sudah dua tahun berturut-turut memfasilitasi moda transportasi kereta api untuk Tamu Allah dan juga konsumsi selama dalam perjalanan. Hal itu dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada 'Dhuyufurrahman', agar mereka merasa aman dan nyaman.


"Dengan menggunakan moda transportasi kereta api Tamu Allah merasa nyaman dan tenang dan ketika keluar dari kerata api mereka merasa baru keluar dari rumah,” imbuh Asbin Pasaribu.


Sebanyak 318 orang tamu Allah ditambah 8 orang petugas, dilepas oleh Plt Bupati Labuhanbatu Hj. Elya Rosa Siregar,S.Pd, MM di Pendopo Rumah Dinas Bupati, sekaligus dilaksanakan acara upah-upah dan tiba di Asrama Haji Medan, Sabtu (25/5/2024) pukul 21.30 WIB.(A-Red)