Notification

×

Iklan


Iklan



Pasca Banjir BBM Langka, Rico Waas: Warga Medan Jangan Panik Karena Stok BBM Cukup

Sabtu, 29 November 2025 Last Updated 2025-11-29T14:44:36Z



AyoMedan.com - Medan, Menyikapi permasalahan kelangkaan BBM pasca bencana banjir, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghimbau seluruh warga kota Medan agar tidak panik. Sebab, berdasarkan informasi dari PT Pertamina stok BBM di Kota Medan aman, namun terkendala pendistribusian akibat cuaca buruk di Pelabuhan Belawan dan kondisi banjir.


Hal ini disampaikan Rico Waas usai menggelar pertemuan dengan pihak PT Pertamina dan PT PLN di rumah Dinas Wali Kota, Jalan Sudirman, didampingi Sekda, Wiriya Alrahman., Asisten Ekbang, Citra Effendi Capah., serta Kadis Kominfo, Arrahmaan Pane., Sabtu (29/11/25).


"Kami harap masyarakat bersabar dan tidak panic buying, agar BBM yang didistribusikan ke SPBU oleh Pertamina dapat disalurkan secara merata," ujarnya.


Terkait pemadaman listrik, Rico Waas, menyampaikan berdasarkan informasi yang didapat dari PT PLN, pemadaman listrik yang terjadi dikarenakan terdapat 5 Gardu induk yang terendam banjir.


"Sehingga terjadi pemadaman  di sejumlah wilayah, terutama di Medan Utara. Seiring surutnya air, proses perbaikan terus berlangsung dan listrik menyala bertahap. Namun bagi wilayah yang masih banjir, pemadaman masih terjadi guna mencegah hal yang tidak diinginkan," jelasnya.


Sementara itu, Tito Riyanto selaku sales manajer retail Medan PT Pertamina membenarkan bahwa kondisi cuaca buruk dan akses jalan yang banjir penyebab terkendalanya distribusi BBM ke SPBU.


"Kami mengharapkan masyarakat tidak panik dan membeli BBM secukupnya sesuai kebutuhan. Karena kami pastikan dalam 2 -3 hari kedepan, suplai BBM ke SPBU aman," sebutnya.


Menurut Tito, untuk saat ini stok BBM di depot internal di rata-ratakan bisa cukup 10 sampai 11 hari kedepan, jadi tidak ada kekhwatiran stok BBM di depot.


"Hanya saja persoalan pendistribusian dan masyarakat yang membeli BBM melebihi kebutuhan normal menjadi PR kami," pungkasya. (A-Red)