Notification

×

Iklan


Iklan



Warga Dwikora Mengeluh Setahun Tanpa Kepling, Lurah Akui Masih Menunggu Arahan Camat

Senin, 19 Januari 2026 Last Updated 2026-01-19T08:44:59Z



AyoMedan.com - Medan. Keluhan warga Lingkungan XI Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia, akhirnya mencuat ke ruang publik.


Kekosongan jabatan Kepala Lingkungan (Kepling) yang berlangsung hampir satu tahun dinilai telah menghambat pelayanan administrasi dan menyulitkan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai urusan.


Keluhan itu disampaikan langsung warga saat kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) yang digelar anggota DPRD Kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung, di Jalan Setia Luhur, Minggu (18/01/2026).


Menanggapi hal tersebut, Lurah Dwikora, Rio Rahmad Alam Siregar, S.STP, mengakui bahwa hingga kini jabatan Kepling XI memang masih kosong.


Untuk sementara, posisi tersebut hanya dijalankan oleh Pelaksana Harian (Plh) yang dijabat Kasipem Kelurahan Dwikora, Dodi.


“Belum sampai satu tahun bang, lebih kurang enam bulan. Sudah kami mohonkan ke pihak Kecamatan agar segera dilakukan pengangkatan. Surat juga sudah kami layangkan, namun sampai sekarang masih menunggu arahan dari pak camat,” ucap Rio saat dikonfirmasi, Senin (19/01/2026).


Namun pernyataan tersebut justru berbanding terbalik dengan keluhan warga.


Umi Alhasah, perwakilan warga Lingkungan XI, Gang Hidayah, mengungkapkan kekecewaannya atas lambannya proses pengangkatan Kepling yang dinilai berlarut-larut tanpa kepastian.


“Sudah hampir satu tahun kami tidak punya Kepling. Kalau ada persoalan, kami bingung harus mengadu ke mana. Banyak urusan warga jadi terhambat,” ucapnya dengan nada kecewa.


Dia pun secara terbuka meminta bantuan kepada Dame Duma agar persoalan tersebut tidak terus dibiarkan menggantung.


“Kami mohon Ibu Duma bisa membantu menyelesaikan masalah ini. Kami butuh Kepling secepatnya, bukan hanya janji,” tegasnya saat itu.


Merespons laporan tersebut, Dame Duma langsung bertindak cepat. Di lokasi kegiatan, ia menghubungi Camat Medan Helvetia, Junaidi Lumbangaol.


Dari percakapan yang berlangsung, Camat menjelaskan bahwa calon Kepling XI yang sebelumnya terpilih telah mengundurkan diri, dengan alasan tidak sanggup mengemban tugas.


Meski demikian, Duma menilai kekosongan jabatan Kepling tidak boleh dibiarkan terlalu lama, karena berdampak langsung pada pelayanan publik.


“Kalau memang calon sebelumnya mundur, jangan dibiarkan kosong. Segera cari penggantinya,” tegas politikus Partai Gerindra tersebut.


Duma pun meminta agar pengusulan Kepling XI dilakukan langsung warga masyarakat, sehingga figur yang terpilih nantinya benar-benar pilihan warga dan siap bekerja.


Warga Lingkungan XI pun berharap Lurah dan Camat Medan Helvetia tidak lagi saling menunggu, melainkan segera mempercepat proses pemilihan dan pengangkatan Kepling, agar pelayanan pemerintahan kembali berjalan normal. (A-Red)