Notification

×

Iklan


Iklan



Brimob Polda Sumut Bangun Jembatan Darurat di Tapsel, Warga Gembira Somanggal Parmonangan Kembali Terhubung

Kamis, 19 Februari 2026 Last Updated 2026-02-19T10:06:31Z


AyoMedan.com – Medan. Di tengah keterbatasan akses akibat rusaknya jembatan penghubung, Satuan Brimob Polda Sumatera Utara kembali menunjukkan komitmennya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. 


Melalui gerak cepat dan penuh kepedulian, personel Batalyon C turun langsung membangun jembatan darurat di Desa Somanggal Parmonangan, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan.




Sebanyak 12 personel Batalyon C di bawah pimpinan Danton II Kompi 2/C IPDA Andrico P. Sembiring, S.H., diterjunkan ke lokasi dengan pengawasan langsung Danyon C Satuan Brimob Polda Sumatera Utara, KOMPOL Zaenal Muhlisin. Kehadiran personel di lapangan menjadi bukti nyata kesiapsiagaan Brimob dalam membantu masyarakat yang terdampak kerusakan infrastruktur vital.


Jembatan darurat yang dibangun menggunakan material pohon pinang tersebut memiliki panjang sekitar 6 meter, lebar 2 meter, dan ketinggian kurang lebih 4 meter dari permukaan sungai. Meski bersifat sementara, pengerjaan telah rampung 100 persen dan kini sudah dapat dilintasi warga dengan aman.


Akses tersebut merupakan jalur alternatif yang menghubungkan Desa Somanggal Parmonangan, Kecamatan Sayur Matinggi menuju Kelurahan Panabari, Kecamatan Tantom. Jalur ini memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas pertanian warga serta menjadi akses terdekat antar kecamatan. 


Sebelumnya, masyarakat harus memutar sejauh kurang lebih 15 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 30 menit untuk mencapai wilayah seberang desa.


Selain membangun jembatan, personel Brimob juga melakukan koordinasi intensif dengan kepala desa dan tokoh masyarakat setempat. Warga diimbau untuk tidak lagi menggunakan jembatan lama yang rusak guna menghindari risiko kecelakaan.


Sebagai tindak lanjut, Danyon C turut melaporkan hasil pengecekan lapangan serta aspirasi masyarakat secara berjenjang kepada camat, Sekretaris Daerah hingga Bupati Tapanuli Selatan. 


Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan merespons positif dan berkomitmen segera menurunkan alat berat untuk melakukan perbaikan permanen terhadap jembatan yang rusak.


Sinergi antara Brimob dan masyarakat dalam pembangunan jembatan darurat ini menjadi cerminan kuatnya semangat gotong royong. Apresiasi pun disampaikan kepala desa dan warga atas respons cepat serta dedikasi personel di lapangan.


Melalui aksi kemanusiaan tersebut, Satuan Brimob Polda Sumatera Utara menegaskan bahwa pengabdian bukan sekadar tugas, melainkan panggilan untuk memastikan akses, harapan, dan roda kehidupan masyarakat tetap berjalan tanpa hambatan. (A-Red)