Notification

×

Iklan


Iklan



Gubsu Bobby Nasution Shalat Tarawih Perdana Bersama Warga Terdampak Banjir Tapteng

Kamis, 19 Februari 2026 Last Updated 2026-02-18T21:07:59Z


AyoMedan.com - Tapteng. Gubernur Sumatera Utara,  Bobby Nasution melaksanakan shalat tarawih perdana dibulan suci Ramadhan 1447 H di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Rabu (18/2/2026) malam.


Bobby Nasution melaksanakan ibadah tarawih bersama penyintas banjir di Masjid Al-Huda, Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah.


Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Sumut, Erwin Harahap membenarkan hal tersebut.


"Ya rencana (Tarawih) di Kecamatan Tukka bersama korban  banjir di Hutanabolon," kata Erwin Rabu (18/2/2026).


Kepala Biro Kesra Sumut, Abu Kosim Nasution juga membenarkan bahwa Gubsu melakukan shalat tarawih bersama masyarakat di Tukka.


Gubsu Bobby juga bakal melaksanakan sahur dan puasa perdana di Kabupaten Tapanuli Tengah.


Hal itu dilakukan Gubsu Bobby setelah kembali meninjau lokasi  terdampak banjir di Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapteng, Rabu (18/2/2026).


Dalam peninjauan itu, Bobby tampak menyaksikan proses evakuasi dan pembersihan lokasi terdampak banjir.


Sejumlah warga juga terlihat, menyampaikan keluh kesah karena tidak dapat lagi menempati rumah mereka, bahkan kehilangan bangunan tempat tinggal sejak bencana di November 2025 lalu.


“Kita lihat kondisinya bagaimana untuk bangunan rumah warga. Karena ada kategori kerusakannya, ringan, sedang atau berat. Untuk beberapa titik yang terdampak, sudah kita tinjau,” jelas Bobby Nasution dalam keterangan tertulis yang disampaikan, Rabu (18/2/2026).


Bobby juga menanyakan soal kepemilikan rekening Bank Sumut untuk korban bencana.


“Bantuannya kita siapkan, dari pemerintah pusat juga ada, dan kabupaten. Untuk Bapak Ibu nanti pakai rekening Bank Sumut, kalau belum, biar kami yang buatkan atas nama siapa,” jelas Bobby.


Terkait penanganan bencana, Bobby meminta pemerintah mulai dari tingkat dusun, desa, kecamatan hingga kabupaten untuk segera menyiapkan data faktual warga terdampak.


“Kita minta supaya data masyarakat yang terdampak bencana, segera bisa kita terima dari kabupaten. Begitu juga proses penanganan bencana, kita sudah ada skema Rencana Rekonstruksi, Rehabilitasi Pascabencana (R3P),” tegasnya. (A-Red)