Notification

×

Iklan


Iklan



Usai Rakor, Bobby Nasution Tekankan Penataan Kawasan Perkotaan Lebih Serius

Sabtu, 07 Februari 2026 Last Updated 2026-02-06T22:25:36Z



AyoMedan.com - Medan. Penataan kawasan perkotaan menjadi isu penting yang disoroti Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution usai Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026. Penataan kawasan perkotaan tersebut dinilai berdampak langsung terhadap pariwisata, investasi, serta daya saing daerah.


Penataan kawasan perkotaan ini merupakan arahan langsung Presiden RI Prabowo Subianto saat Rakor Pemerintah Pusat dan Daerah. Arahan tersebut sejalan dengan perhatian Bobby Nasution terhadap tata kota, khususnya di wilayah Sumatera Utara.


“Sudah lima kali arahan ini diberikan Pak Presiden, apalagi Medan Raya (Medan, Binjai, Deliserdang) salah satu daerah percontohan waste to energy yang akan dibangunkan Danantara,” kata Bobby Nasution pada acara Rencana Aksi Daerah Penataan Kawasan Perkotaan dan Kawasan Pariwisata di Aula Raja Inal Siregar, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Jumat (06/02/2026).


Bobby Nasution memetakan sedikitnya terdapat tujuh persoalan tata kota yang perlu ditangani secara serius. Ketujuh persoalan tersebut meliputi pengelolaan sampah, kawasan kumuh, reklamasi liar, kabel utilitas dan penerangan, trotoar, reklame dan billboard, serta drainase.


“Papan reklame misalnya, tolong dibuat peraturannya yang benar, jadi tak numpuk di satu lokasi, kabel-kabel komunikasi, internet, listrik yang masih semerawut, koordinasikan dengan pihak terkait, penerangan jalan, mungkin anggaran bapak/ibu tidak cukup, saran saya KPBU (Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha) saja, seperti lampu, pengelolaan sampah itu bisa, kalo anggaran terlalu minim kita bantu,” ujarnya.


Selain itu, Bobby Nasution juga meminta seluruh ASN, TNI, dan Polri untuk ikut membantu penataan serta menjaga kebersihan kota, terutama di kawasan pariwisata, agar upaya penataan kota dapat berjalan lebih cepat dan optimal.


“Ini kerja besar kita bersama,  membersihkan sampah di tempat-tempat umum, jalan, fasilitas umum. Daerah harus punya strategi sendiri terutama yang punya kawasan pariwisata, kalau perlu buat badan pengelolanya,” tutupnya.


Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Wakil Gubernur Sumut, Surya., Pj Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Sulaiman Harahap., serta Forkopimda Sumut., 17 kepala daerah se-Sumut., OPD terkait Pemprov Sumut, dan OPD terkait kabupaten/kota. (A-Red)