Notification

×

Iklan


Iklan



Warga Medan Timur Keluhkan Banjir dan Jalan Rusak saat Reses, Ketua DPRD Wong Chun Sen Janji Tindaklanjuti Aspirasi

Minggu, 22 Februari 2026 Last Updated 2026-02-22T12:37:15Z


AyoMedan.com – Medan. Masyarakat di wilayah Kota Medan masih dihantui kekhawatiran akan terjadinya banjir setiap kali hujan turun. Warga pun meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan menghadirkan solusi konkret untuk mengatasi persoalan yang sudah berlangsung lama tersebut.


Keluhan itu mencuat dalam kegiatan Reses V Masa Sidang II Tahun Sidang 2025–2026, sesi pertama yang digelar Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen, di Lapangan Bola, Jalan Pasar, Kelurahan Pulo Brayan, Kecamatan Medan Timur, Minggu (22/2/2026).



Seperti yang disampaikan Asmawati, warga yang tinggal di Jalan Umar No. 37, Kelurahan Glugur Darat, mengeluhkan kondisi drainase yang tersumbat sehingga sering menyebabkan banjir saat hujan turun.


“Di belakang rumah kami ada gudang Bulog. Parit di situ tersumbat dan sampai sekarang belum teratasi. Akibatnya setiap hujan turun kawasan kami sering kebanjiran,” ungkap Asmawati.



Keluhan serupa juga disampaikan Surya, warga Jalan Perwira I, Medan Timur. Ia menyebut banjir sudah menjadi persoalan yang terjadi puluhan tahun di wilayah tersebut.


“Sudah sekitar 30 tahun setiap hujan turun kawasan Jalan Perwira I selalu banjir. Padahal parit di sekitar, seperti di Jalan Veteran, sudah pernah dikorek. Kami berharap ada solusi nyata,” ujarnya.


Sementara itu, Mursinda br Sijabat, warga Jalan Asrama Pulo Brayan, mengeluhkan kondisi jalan rusak yang menyebabkan jalan menjadi becek ketika hujan turun.


“Jalan rusak itu berada di Jalan Perwira Gang Mursito. Katanya sudah sering diukur, tapi sampai sekarang belum ada perbaikan dari Pemko Medan,” katanya.


Menanggapi berbagai keluhan tersebut, perwakilan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Amsyaruddin, menjelaskan bahwa persoalan drainase di Jalan Umar merupakan masalah lama.


“Kami sudah melakukan pengecekan ke lokasi dan menemukan adanya bangunan yang berdiri di atas drainase. Hal itu membuat drainase tidak dapat dikorek untuk normalisasi,” jelasnya.


Terkait banjir di Jalan Perwira I, pihaknya mengaku telah beberapa kali melakukan normalisasi drainase di kawasan tersebut. Namun kapasitas drainase dinilai sudah tidak mampu menampung debit air saat hujan deras.


Sedangkan untuk jalan rusak di Jalan Perwira Gang Mursito, menurutnya, hingga kini belum dapat diperbaiki karena masih terdapat sengketa kepemilikan lahan.


Sementara itu, Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen menegaskan seluruh aspirasi warga yang disampaikan dalam kegiatan reses akan ditindaklanjuti melalui mekanisme resmi di DPRD.


“Reses ini merupakan komunikasi dua arah antara anggota DPRD dengan konstituen untuk menampung aspirasi masyarakat. Semua masukan warga akan kami bawa dan tindak lanjuti melalui rapat paripurna DPRD,” ujarnya.



Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke dalam parit atau saluran drainase.


“Karena hal itu bisa memperparah penyumbatan drainase. Mari kita bersama menjaga kebersihan lingkungan dan saling mengingatkan jika ada yang membuang sampah sembarangan,” dipungkasinya. (A-Red)