AyoMedan.com – Medan. Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) melalui patroli skala besar di wilayah Medan, Belawan, dan Deli Serdang, Minggu malam hingga Senin dini hari (1–2 Maret 2026).
Kegiatan tersebut digelar sebagai langkah preventif guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, seperti aksi begal, premanisme, serta aktivitas geng motor yang kerap meresahkan masyarakat pada jam-jam rawan.
Patroli melibatkan satu Satuan Setingkat Regu (SSR) yang terdiri dari 12 personel Batalyon A Pelopor dan bergabung bersama satuan kewilayahan dalam operasi terpadu. Sebelum bergerak ke lokasi patroli, seluruh personel terlebih dahulu mengikuti apel gabungan di Mapolda Sumut yang dipimpin oleh Pamen Was Polda Sumut, AKBP M. Syahrul Rambe, sebagai bentuk pengecekan kesiapan serta penyamaan pola dan cara bertindak di lapangan.
Menyasar Titik-Titik Rawan Kejahatan
Patroli skala besar difokuskan pada sejumlah titik strategis yang dinilai memiliki tingkat mobilitas masyarakat tinggi dan berpotensi menjadi lokasi kerawanan kriminalitas pada malam hari.
Rayon Jalan Jamin Ginting
Sebanyak empat personel melaksanakan patroli mobile dan siaga di sejumlah persimpangan vital untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kehadiran aparat berseragam lengkap dengan lampu rotator biru (blue light patrol) menjadi simbol nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Sektor Jalan Tritura
Tim patroli melakukan penyisiran di sepanjang Jalan Brigjen Zein Hamid hingga kawasan sekitar SMA Negeri 13 Medan. Selain patroli mobile, personel juga melaksanakan patroli dialogis dengan masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari, sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas agar tetap waspada terhadap potensi kejahatan jalanan.
Sektor Jalan Batang Kuis – Tanjung Morawa
Personel menyasar jalur penghubung strategis mulai dari kawasan Citraland Tanjung Morawa hingga akses Jalan Tol Medan–Kualanamu. Jalur ini menjadi perhatian khusus karena merupakan lintasan utama kendaraan logistik serta masyarakat dari dan menuju kawasan industri maupun bandara.
Selama pelaksanaan patroli, situasi di seluruh wilayah yang menjadi sasaran terpantau aman dan terkendali. Petugas tidak menemukan adanya tindak pidana seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), maupun gangguan keamanan lainnya.
Kegiatan patroli skala besar ini diharapkan mampu meningkatkan rasa aman masyarakat sekaligus menekan potensi terjadinya tindak kriminalitas di wilayah hukum Polda Sumatera Utara. (A-Red)