AyoMedan.com - MEDAN. Pancasila merupakan dasar negara, sekaligus ideologi bangsa yang harus dijaga, dipahami, dan dibanggakan oleh seluruh rakyat Indonesia, termasuk masyarakat Kota Medan.
Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Golkar, dr Dimas Sofani Lubis, saat menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Nusa Indah, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, Minggu (31/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Camat Medan Selayang Muhammad Husnul Hafiz Rambe, Lurah Asam Kumbang Reyza Fahlevy Lubis, serta Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU), Dadang Darmawan Pasaribu.
“Pancasila merupakan dasar negara dan ideologi bangsa. Sebagai warga negara Indonesia, kita harus bangga memiliki Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar dr Dimas.
Anggota Komisi III DPRD Kota Medan itu menjelaskan, nilai-nilai Pancasila pernah diperkenalkan Presiden pertama Republik Indonesia, Ir Soekarno, di hadapan dunia internasional dan mendapat apresiasi yang luas.
“Ketika Ir Soekarno menyampaikan konsep serta nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila di forum internasional, dunia menilai Pancasila sebagai konsep dasar negara yang sangat baik. Karena itu, sudah sepatutnya kita bangga dan menjadikannya pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Menurut dr Dimas, Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai dasar negara, tetapi juga menjadi perekat persatuan bangsa di tengah keberagaman yang dimiliki Indonesia.
“Indonesia terdiri dari berbagai suku, agama, budaya, dan golongan. Namun, melalui Pancasila, seluruh perbedaan tersebut dapat dipersatukan dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika. Keberagaman justru menjadi kekuatan bangsa Indonesia,” ungkapnya.
Dia berharap masyarakat, khususnya warga Kota Medan, terus menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Pancasila dan mengimplementasikannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Mari kita amalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari demi mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa,” ajaknya.
Sementara itu, Dosen FISIP USU,
Dadang Darmawan Pasaribu, yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut menekankan pentingnya wawasan kebangsaan sebagai cara pandang warga negara terhadap kondisi bangsa saat ini.
“Masih banyak masyarakat yang belum memiliki wawasan kebangsaan yang memadai. Karena itu, kita semua harus terus meningkatkan pemahaman terhadap berbagai persoalan bangsa agar mampu berkontribusi dalam pembangunan dan menjaga persatuan,” ujarnya.
Dadang juga mengajak masyarakat untuk semakin bangga terhadap Pancasila sebagai ideologi bangsa yang memiliki nilai-nilai universal dan relevan bagi kehidupan masyarakat dunia.
“Pancasila mengandung nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial. Nilai-nilai tersebut merupakan solusi bagi berbagai persoalan yang dihadapi bangsa-bangsa di dunia. Karena itu, sebagai warga negara Indonesia, kita harus bangga memiliki Pancasila,” dipungkasinya.
(A-Red)