AyoMedan.com - MEDAN. Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap mengajak Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, mengunjungi Gedung Warenhuis di kawasan Kota Lama Kesawan, Kamis (7/5/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Medan memperkenalkan kembali bangunan bersejarah yang telah direvitalisasi menjadi pusat ekonomi kreatif dan destinasi wisata urban baru di Kota Medan.
Dalam kesempatan itu, Zakiyuddin Harahap menjelaskan bahwa Warenhuis merupakan salah satu ikon bersejarah Kota Medan yang baru selesai direnovasi. Pemerintah Kota Medan berharap keberadaan bangunan tersebut mampu menarik perhatian investor sekaligus menghidupkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Seharian ini kita ajak, mulai dari wisata kuliner hingga melihat salah satu ikon Kota Medan yang baru selesai direnovasi, yaitu Warenhuis. Mudah-mudahan Aa Raffi juga tertarik berinvestasi di Kota Medan dan ikut mempromosikan Medan sebagai destinasi wisata,” ujar Zakiyuddin.
Sementara itu, Raffi Ahmad mengaku terkesan melihat wajah baru Warenhuis yang tetap mempertahankan nilai sejarah di tengah sentuhan modernisasi. Menurutnya, bangunan heritage memiliki daya tarik kuat karena menyimpan nilai historis yang tidak dapat tergantikan.
“Saya sangat terpukau melihat Warenhuis. Heritage itu punya nilai yang tidak bisa dibayar dengan apa pun, karena di situ ada cerita sejarahnya,” kata Raffi.
Raffi menilai, bangunan bersejarah seperti Warenhuis memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi ruang kolaborasi kreatif lintas generasi. Ia menyebut konsep perpaduan heritage dengan gaya kekinian dapat menghadirkan kafe, ruang pameran seni, pusat UMKM, hingga wadah komunitas kreatif anak muda.
Menurutnya, pendekatan tersebut penting untuk mendekatkan generasi muda dengan sejarah sekaligus menciptakan ekosistem kreatif yang produktif dan bernilai ekonomi.
“Jangan semua yang modern selalu dibangun baru. Justru tempat heritage seperti ini bagaimana bisa kita bawa ke lintas generasi, supaya anak muda memahami dan menghargai sejarahnya,” ujarnya.
Raffi Ahmad juga mengajak generasi muda serta para pekerja seni untuk bersama-sama meramaikan Kota Medan melalui kolaborasi kreatif lintas sektor. Ia menilai potensi kreativitas anak muda Medan sangat besar dan sudah terbukti mampu menembus industri nasional.
Salah satu contohnya, sambung Raffi, adalah kesuksesan film Agak Laen yang dinilai berhasil mengangkat identitas dan karakter Kota Medan ke tingkat nasional.
“Medan ini sudah ramai, kita bikin tambah ramai lagi. Ayo kita kolaborasi, bangun ekosistem kreatif, dan dorong ekonomi anak muda,” ajaknya.
Dengan revitalisasi Warenhuis, Pemerintah Kota Medan berharap bangunan cagar budaya tersebut tidak hanya menjadi simbol pelestarian sejarah, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak ekonomi kreatif, pusat aktivitas seni budaya, serta destinasi wisata unggulan yang menarik wisatawan dan investor ke Kota Medan. (A-Red)