Notification

×

Iklan


Iklan



Bank Indonesia Kembali Gelar KKSU 2026, Perkuat Daya Saing UMKM Tembus Pasar Global

Selasa, 14 Juli 2026 Last Updated 2026-07-14T14:19:17Z


AyoMedan.com – MEDAN. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sumatera Utara kembali menggelar Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2026 sebagai upaya memperkuat daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu menembus pasar nasional hingga internasional. Kegiatan ini akan berlangsung pada 15–26 Juli 2026 di Delipark Mall, Medan.

Mengusung tema "Dari Lokal ke Global: Mendorong UMKM yang Inovatif, Inklusif, Berkelanjutan, dan Berdaya Saing Internasional", KKSU 2026 menjadi ajang strategis untuk memperkuat ekosistem UMKM di Sumatera Utara agar semakin tangguh, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu meningkatkan daya saing di pasar global.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Ameriza M. Moesa, mengatakan pengembangan UMKM merupakan salah satu prioritas Bank Indonesia dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan berkualitas.

Menurutnya, di tengah persaingan ekonomi global yang semakin ketat, pelaku UMKM tidak hanya dituntut mampu bertahan, tetapi juga harus terus bertransformasi melalui peningkatan kualitas produk, inovasi, digitalisasi, dan perluasan akses pasar.

"Karya Kreatif Sumatera Utara bukan sekadar pameran produk UMKM, tetapi menjadi platform kolaborasi yang mempertemukan pelaku usaha, pemerintah, dunia usaha, investor, akademisi, komunitas, hingga buyer dalam satu ekosistem yang saling menguatkan," ucapnya.

Melalui KKSU, lanjutnya lagi, kami ingin mendorong semakin banyak UMKM Sumatera Utara naik kelas, memperluas pasar, dan menjadi bagian dari rantai nilai global," ujar Ameriza.

"KKSU 2026 juga menampilkan identitas visual yang mengangkat berbagai kekayaan daerah, mulai dari anggrek hitam sebagai simbol keanekaragaman hayati Sumatera Utara, kopi Arabika Mandailing sebagai komoditas unggulan berkelas dunia, hingga motif ulos Batak dan songket Melayu yang merepresentasikan kekayaan budaya lokal," jelas Ameriza. 

Seluruh elemen tersebut menggambarkan sinergi antara potensi sumber daya alam, budaya, dan inovasi dalam membangun UMKM yang berdaya saing tinggi.

Selama 12 hari pelaksanaan, KKSU 2026 akan diramaikan dengan berbagai kegiatan, antara lain pameran produk unggulan, business matching, showcase produk ekspor, talkshow dan edukasi, promosi UMKM, business coaching, hingga berbagai kompetisi yang bertujuan meningkatkan kualitas produk, kreativitas, inovasi, dan profesionalisme pelaku usaha.

Salah satu agenda unggulan adalah Kompetisi Kopi yang akan diikuti peserta dari berbagai provinsi di Pulau Sumatera serta peserta internasional dari Malaysia dan Singapura. Kompetisi tersebut mempertandingkan enam kategori, yakni Cup Taster, Manual Brew, Barista, Latte Art, Coffee Blend, dan Roasting.

Ajang ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di sektor perkopian, memperkuat kualitas industri kopi dari hulu hingga hilir, sekaligus memperkenalkan kopi khas Sumatera ke pasar internasional.

Melalui penyelenggaraan KKSU 2026 ini, Bank Indonesia berharap terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, lembaga keuangan, investor, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem UMKM yang tangguh dan berkelanjutan.

Sinergi tersebut diharapkan mampu memperluas akses pasar, meningkatkan nilai tambah produk unggulan daerah, serta memperkuat kontribusi UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara.

Selain menjadi etalase produk unggulan daerah, KKSU 2026 juga diharapkan menjadi pintu masuk bagi UMKM Sumatera Utara untuk memperluas jejaring bisnis, menembus pasar ekspor, dan semakin mengharumkan produk lokal di tingkat nasional maupun internasional.

Bank Indonesia mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan menjadi bagian dari Karya Kreatif Sumatera Utara 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap kemajuan UMKM lokal dan kebangkitan ekonomi daerah. (A-Red)