AyoMedan.com - MEDAN. Menjadi pemimpin masa depan tidak cukup hanya dengan memiliki kecerdasan akademik. Dibutuhkan integritas, keberanian, kedisiplinan, tanggung jawab, serta komitmen untuk menjunjung tinggi kejujuran.
Pesan tersebut disampaikan Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Pol. M. Rendra Salipu, S.I.K., M.Si., saat hadir dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Harapan (UNHAR) Medan, Sabtu (3/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kampus Universitas Harapan Medan, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Jati, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mendapatkan pembekalan tidak hanya mengenai kehidupan akademik, tetapi juga tentang pentingnya membangun karakter dan jiwa kepemimpinan sejak dini.
Dansat Brimob Polda Sumut hadir didampingi Wadansat Brimob Polda Sumut AKBP Kari Amsah Ritonga, S.H., S.I.K., M.H., serta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Satbrimob Polda Sumut.
Turut hadir Rektor Universitas Harapan Medan Prof. Dr. Hoiruddin Hasibuan, S.H., M.Hum., Brigjen Pol. (Purn.), beserta jajaran civitas akademika Universitas Harapan Medan.
Tanamkan Integritas Sejak Bangku Kuliah
Di hadapan mahasiswa baru, Kombes Pol. M. Rendra Salipu memberikan pemaparan mengenai nilai-nilai antikorupsi sekaligus pentingnya membangun jiwa kepemimpinan yang berintegritas.
"Karakter seorang pemimpin tidak dibentuk secara instan ketika seseorang menduduki sebuah jabatan, kepemimpinan justru dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari," ucapnya.
Menurut Dansat, kejujuran, disiplin, tanggung jawab, keberanian mengambil keputusan yang benar, serta konsisten memegang prinsip merupakan nilai yang harus ditanamkan sejak seseorang berada di lingkungan pendidikan.
Mahasiswa juga diingatkan untuk tidak membiasakan diri dengan berbagai bentuk kecurangan, sekecil apa pun bentuknya.
"Sebab, budaya integritas tidak lahir dari sesuatu yang besar, melainkan tumbuh dari keberanian seseorang untuk tetap melakukan hal yang benar meskipun tidak ada yang melihat," jelasnya.
Mahasiswa Dipersiapkan Menjadi Pemimpin Masa Depan
Mahasiswa merupakan bagian penting dari generasi penerus bangsa. Mereka tidak hanya dituntut untuk memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga harus mampu menjadi pribadi yang memiliki kepedulian, keberanian, serta tanggung jawab sosial.
Karena itu, pembekalan mengenai antikorupsi dan kepemimpinan menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Mulai dari jujur dalam mengerjakan tugas, menghargai hak orang lain, menaati aturan, berani menyampaikan kebenaran, hingga bertanggung jawab terhadap setiap keputusan merupakan bentuk nyata latihan kepemimpinan.
Pemimpin yang baik bukan hanya mereka yang mampu memimpin orang lain, tetapi terlebih dahulu mampu memimpin dirinya sendiri.
Kepolisian dan Dunia Pendidikan Bersinergi Bangun Generasi Berintegritas
Kehadiran Dansat Brimob Polda Sumut dalam kegiatan PKKMB Universitas Harapan Medan juga menjadi wujud sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam membangun karakter generasi muda.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan perspektif bahwa menjaga masa depan bangsa bukan hanya tentang meraih prestasi akademik, tetapi juga tentang membangun karakter yang berlandaskan integritas, disiplin, kejujuran dan tanggung jawab.
Satuan Brimob Polda Sumut berkomitmen untuk terus mendukung berbagai upaya positif dalam membangun kesadaran hukum dan karakter generasi muda, sehingga mahasiswa mampu menjadi bagian dari masyarakat yang tertib, aman, serta menjunjung tinggi nilai-nilai integritas.
Dimulai dari Diri Sendiri
Kegiatan PKKMB Universitas Harapan Medan berlangsung dengan penuh semangat. Para mahasiswa baru mengikuti rangkaian kegiatan sebagai langkah awal memasuki dunia perguruan tinggi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan di masa depan.
"Melalui pembekalan tersebut, diharapkan nilai-nilai yang disampaikan tidak berhenti sebagai materi yang didengar, tetapi menjadi prinsip yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," kata Dansat Brimob.
"Karena kepemimpinan dimulai dari diri sendiri. Integritas dimulai dari kejujuran. Dan perubahan besar untuk bangsa dimulai dari keberanian melakukan hal yang benar," tambahnya. (A-Red)