Notification

×

Iklan


Iklan



Rico Waas Apresiasi Pelatihan Fotografi Dasar Pada Pelajar yang Diinisiasi PWPM

Rabu, 07 Oktober 2026 Last Updated 2026-10-07T04:40:41Z


AyoMedan.com - MEDAN. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Medan, Arrahman Pane, mengapresiasi kegiatan Pelatihan Fotografi Dasar yang digelar Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) kepada puluhan pelajar Kota Medan.

Kegiatan pelatihan, shering dan praktek bersema para narasumber dari Pewarta foto ini berlangsung di lantai 3 Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Medan, Jalan Iskandar Muda, Rabu (7/10), menjadi momentum untuk meningkatkan kemampuan para peserta, khususnya dalam menghasilkan karya foto jurnalistik yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki nilai informasi dan cerita.

Arrahman Pane mengatakan, sebuah foto jurnalistik tidak cukup hanya dinilai dari bagus atau tidaknya gambar. Lebih dari itu, foto harus mampu menyampaikan pesan dan menggambarkan peristiwa kepada masyarakat.

"Harapanya para peserta nantinya dapat membantu membrending Kota Medan ke arah positif. Agar kota kita cintai ini menjadi kota metropolitan yang aman, tertib dan religius," ujarnya.

Arrahman menambahkan, yang sebenarnya mau kita angkat dari sebuah foto bukan hanya karena kita melihat bagus, lalu langsung kita foto.

"Bisa saja menurut kita bagus, tetapi bagi orang yang melihat belum tentu bagus. Karena itu, sebuah foto harus memiliki arti dan cerita yang bisa kita angkat," kata Arrahman.

Menurutnya, jurnalis itu memiliki peran penting dalam merekam berbagai peristiwa di lapangan. Sebuah foto bukan hanya dokumentasi, tetapi juga dapat menjadi media bagi masyarakat untuk melihat dan memahami peristiwa yang terjadi.

"Para senior kita, para jurnalis yang hadir ini merupakan pejuang-pejuang fotografi. Berbagai kegiatan di lapangan dapat didokumentasikan sehingga masyarakat bisa melihat apa yang terjadi melalui hasil karya foto tersebut," sebutnya.

Arrahman juga menilai perkembangan teknologi membuat aktivitas fotografi semakin mudah. Jika dahulu fotografer harus menggunakan kamera dengan pengaturan manual, kini masyarakat dapat menghasilkan foto hanya dengan menggunakan telepon seluler.

Meski demikian, kemudahan teknologi tidak berarti kemampuan dasar fotografi tidak lagi diperlukan. Pengguna tetap harus memahami komposisi, sudut pengambilan gambar, pencahayaan hingga kemampuan menangkap momentum.

Ia juga menyarankan pengguna telepon seluler tidak terlalu mengandalkan fitur zoom ketika mengambil gambar.

"Kalau menggunakan handphone, sebisa mungkin kita maju atau mundur untuk mendapatkan objek yang tepat dan jangan terlalu sering menggunakan zoom, karena kualitas gambar bisa berkurang," jelasnya.

Arrahman menegaskan, penggunaan handphone bukan menjadi hambatan untuk menghasilkan karya fotografi yang baik. Menurutnya, kemampuan fotografer dalam melihat objek dan menangkap momen justru menjadi hal utama.

Karena itu, ia mengajak peserta memanfaatkan pelatihan tersebut untuk menggali ilmu dari para narasumber.

"Jangan berkecil hati kalau menggunakan handphone. Kita tetap bisa menghasilkan karya. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan bertanya kepada narasumber agar kemampuan fotografi kita semakin baik," ujarnya.

Hadir juga Kadis Koperasi dan UMKM Hendra Rido Siregar 

Sementara itu, Ketua panitia pelaksana, Ezri Situmorang, mengatakan Pelatihan Fotografi Dasar digelar sebagai upaya memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan kepada para mahasiswa dan siswa.

Menurut Ezri, kemampuan fotografi menjadi bagian penting dalam pekerjaan jurnalistik karena sebuah berita akan semakin kuat apabila didukung foto yang mampu menggambarkan suasana dan fakta di lapangan.

Ia berharap peserta dapat mengikuti pelatihan dengan serius dan memanfaatkan materi yang diberikan narasumber untuk meningkatkan kemampuan masing-masing.

"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi pelatihan, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi peserta dalam menjalankan tugas jurnalistik sehari-hari. Fotografi merupakan bagian penting dari pemberitaan," ujarnya.

Ketua PWPM, M. Edison Ginting mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi didalam mendukung Pemerintah Kota Medan.

Menurut Edison, perkembangan teknologi fotografi yang semakin pesat harus diikuti dengan peningkatan kemampuan anak didik. Penggunaan kamera maupun handphone harus tetap dibarengi pemahaman mengenai dasar-dasar fotografi.

"Melalui pelatihan ini kita ingin adik-adik semakin memahami bagaimana menghasilkan foto yang memiliki nilai jurnalistik, bukan sekadar foto yang bagus secara visual," katanya.

Edison berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan materi yang lebih beragam sehingga kemampuan anggota PWPM semakin berkembang.

"Kita ingin kualitas karya jurnalistik bukan hanya pelengkap berita, tetapi dapat menjadi bagian penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat," pungkasnya. (A-Red)