Notification

×

Iklan


Iklan



Rico Waas Dukung Kejuaraan Equestrian Piala Wali Kota Medan 2026, Pordasi Fokus Cetak Atlet Berprestasi

Senin, 12 Oktober 2026 Last Updated 2026-10-11T23:15:27Z


AyoMedan.com – MEDAN. Kejuaraan Berkuda Equestrian Piala Wali Kota Medan 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan atlet sekaligus mendorong perkembangan olahraga berkuda di Kota Medan. Kejuaraan yang digelar Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Medan di Taman Cadika Medan pada 10–11 Oktober 2026 ini diikuti 18 atlet dari Sumatera Utara dan Jawa Barat.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendukung penyelenggaraan kejuaraan tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan prestasi olahraga dan melahirkan atlet berkuda potensial. 

Dukungan itu disampaikannya melalui sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Medan, T. Chairuniza, Minggu (11/10/2026).

Dalam sambutannya, Rico Waas mengapresiasi Pordasi Medan beserta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kejuaraan tersebut. Menurutnya, kompetisi ini tidak sekadar menjadi ajang perebutan piala, tetapi juga wadah bagi atlet untuk menguji kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta meningkatkan kualitas dan prestasi.

Pemko Medan berharap kejuaraan ini dapat melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Kota Medan di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, olahraga berkuda diharapkan semakin berkembang dan diminati generasi muda.

“Jadikan kejuaraan ini sebagai kesempatan untuk belajar, meningkatkan kemampuan, dan membangun mental juara,” demikian pesan Rico Waas dalam sambutan yang dibacakan Kadispora.

Ia juga mengingatkan seluruh atlet agar menunjukkan kemampuan terbaik dengan menjunjung tinggi sportivitas, menghormati sesama peserta, serta mematuhi peraturan dan keputusan pertandingan. 

Panitia turut diharapkan memastikan ketertiban dan keselamatan selama kompetisi, termasuk memperhatikan kesejahteraan kuda yang bertanding.

Antusiasme masyarakat turut mewarnai Kejuaraan Berkuda Equestrian Piala Wali Kota Medan 2026. Warga tampak hadir menyaksikan ketangkasan para atlet bersama kuda-kuda andalan mereka di arena pertandingan. 

Kehadiran masyarakat menambah semarak kegiatan sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan olahraga equestrian lebih luas, mulai dari teknik mengendalikan kuda hingga keterampilan atlet dalam setiap nomor yang dipertandingkan.

Sementara itu, Ketua Pordasi Medan, M. Amsar Ramzie, menegaskan bahwa kejuaraan ini memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pembinaan atlet sekaligus membuka kesempatan lebih luas bagi para rider untuk mengasah kemampuan dan mengukur prestasi.

Atas nama keluarga besar Pordasi Medan, Amsar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemko Medan, jajaran Pordasi, para atlet, ofisial, sponsor, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan tersebut.

Menurutnya, kompetisi ini bukan semata-mata tentang memperebutkan piala dan meraih kemenangan. Lebih dari itu, kejuaraan menjadi wadah pembinaan untuk membentuk generasi muda yang disiplin, tangguh, bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi kejujuran dan sportivitas.

Amsar berharap Kejuaraan Piala Wali Kota Medan dapat menjadi agenda yang berkelanjutan untuk memperkuat pembinaan atlet lokal. 

Dengan kompetisi yang rutin dan terarah, semakin banyak rider potensial diharapkan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi serta membawa nama Kota Medan dan Indonesia ke kancah nasional maupun internasional.

“Kepada seluruh atlet, bertandinglah dengan penuh semangat, junjung tinggi kejujuran dan sportivitas, patuhi peraturan pertandingan, serta utamakan keselamatan. Jadikan pertandingan ini sebagai kesempatan untuk belajar, berkembang, dan menunjukkan kemampuan terbaik,” pesan Amsar.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua KONI Kota Medan Aswindy Fachrizal, Ketua Pordasi Sumatera Utara Yuriandi Siregar, Sekretaris Pordasi Sumut Asad Shiddieqly, Camat Medan Johor Bahctiar Rivai Nasution, serta para ketua Pordasi kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

Berdasarkan laporan panitia, kejuaraan yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti 18 atlet dengan melibatkan 14 ekor kuda dari sejumlah stable. Sebanyak tujuh kelas dipertandingkan, mencakup kategori Dressage, Preliminary, dan Show Jumping, dengan total 39 entri.

Selain menjadi arena unjuk kemampuan dan ketangkasan, kejuaraan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar-stable, rider, dan komunitas equestrian di Sumatera Utara.

Melalui penyelenggaraan Piala Wali Kota Medan 2026, Pordasi Medan berharap pembinaan olahraga berkuda semakin berkembang dan mampu menciptakan jalur kompetisi yang berkesinambungan. 

Dengan dukungan pemerintah, organisasi olahraga, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan, olahraga equestrian di Kota Medan diharapkan semakin diminati serta mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang membanggakan daerah dan Indonesia. (A-Red)