AyoMedan.com - SUNGGAL. Camat Sunggal, M. Guntur Endar Bumi Nasution, S.STP., menggelar kegiatan Wirid Akbar se-Kecamatan Sunggal dengan mengangkat tema “Menjadi Ibu yang Dirindukan Surga di Tengah Tantangan Zaman”. Kegiatan berlangsung di halaman Masjid Baitul Mu'min Jalan Gatot Subroto, Dusun VIII, Desa SM Diski, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Senin (12/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Deli Serdang, DR. Hj. Jelita Asri Ludin Tambunan; Ketua TP PKK Kecamatan Sunggal, Diajeng; Ketua NU Kecamatan Sunggal., para kepala desa se-Kecamatan Sunggal., Kepala KUA Kecamatan Sunggal., Tokoh Agama., Tokoh Masyarakat., serta sekitar 2.000 jamaah ibu-ibu perwiritan dari berbagai desa di Kecamatan Sunggal.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Deli Serdang, DR. Hj. Jelita Asri Ludin Tambunan, mengapresiasi keaktifan Kecamatan Sunggal dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang dinilai mampu memperkuat keimanan sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat.
Ia mengajak seluruh jamaah untuk terus menjaga kerukunan dan keharmonisan antarumat beragama di Kabupaten Deli Serdang yang memiliki keberagaman suku, budaya, dan agama.
Hj. Jelita juga mengimbau kaum ibu agar rutin memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan pemerintah. Pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, asam urat, dan kadar gula darah penting dilakukan untuk mendeteksi risiko penyakit sejak dini.
Selain kesehatan, Hj. Jelita kembali menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dengan menggalakkan kembali budaya gotong royong, membersihkan saluran drainase, serta membuang sampah pada tempatnya. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya banjir dan menjaga lingkungan tetap bersih.
Dalam bidang pendidikan, Jelita turut mengingatkan pentingnya pendidikan anak sejak usia dini. Ia mendorong para orang tua untuk memastikan anak-anak mendapatkan akses pendidikan sesuai ketentuan dan kewenangan pemerintah, mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga jenjang pendidikan dasar.
Sebelumnya, Camat Sunggal M. Guntur Endar Bumi Nasution menyampaikan sejumlah program Pemerintah Kabupaten Deli Serdang yang berkaitan langsung dengan pelayanan administrasi, kesehatan, pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa pelayanan administrasi kependudukan, seperti pencetakan KTP, akta kelahiran, dan akta kematian, kini dapat diakses melalui kantor camat. Masyarakat diimbau mengurus dokumen secara langsung tanpa menggunakan jasa calo.
“Jangan ada pungutan dalam pengurusan administrasi kependudukan. Jika ada yang meminta bayaran, segera laporkan kepada saya. Pelayanan ini harus memudahkan masyarakat,” tegasnya.
Guntur juga menyosialisasikan program pelayanan kesehatan bagi masyarakat, termasuk pemanfaatan BPJS Kesehatan dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Ia mengajak masyarakat segera melaporkan apabila terdapat warga sakit yang mengalami kendala dalam mengakses layanan kesehatan.
Selain itu, ia menjelaskan peran Posyandu dalam mendukung enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Melalui kader Posyandu, masyarakat dapat menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari jalan rusak, rumah tidak layak huni, warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan, hingga wilayah rawan bencana dan kebakaran.
Menurutnya, laporan masyarakat akan direkap di tingkat kecamatan untuk selanjutnya diteruskan kepada Pemerintah Kabupaten Deli Serdang agar dapat ditindaklanjuti oleh organisasi perangkat daerah terkait.
“Posyandu bukan hanya tempat pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan dan usulan pembangunan. Karena itu, manfaatkan kader Posyandu untuk menyampaikan laporan,” ujarnya.
Ia juga meminta masyarakat tetap aktif menyampaikan aspirasi terkait pembangunan lingkungan. Meski sejumlah usulan masih menghadapi kendala dalam proses penganggaran, masyarakat diharapkan tidak berhenti menyampaikan kebutuhan yang menjadi prioritas.
Kegiatan Wirid Akbar tersebut di isi dengan tausiyah oleh Ustaz Abdul Muhadir Ritonga, M.Pd.I., serta dirangkai dengan pemberian santunan kepada 20 anak yatim.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Abdul Muhadir menekankan pentingnya peran orang tua, khususnya ibu, dalam mendidik dan memberikan teladan yang baik kepada anak-anak di tengah tantangan perkembangan zaman, termasuk penggunaan gawai yang semakin luas.
“Orang tua yang dirindukan surga adalah orang tua yang bertanggung jawab atas kehidupan dan pendidikan anak-anaknya. Jadikan rumah sebagai tempat ternyaman bagi anak-anak untuk tumbuh dan mendapatkan kasih sayang,” pesannya.
Ia juga mengingatkan kaum ibu agar senantiasa menjaga keharmonisan rumah tangga, menghormati suami, serta membangun keluarga yang dilandasi nilai-nilai agama, kasih sayang, dan tanggung jawab.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kaum ibu semakin memperkuat keimanan, meningkatkan peran dalam keluarga, serta berpartisipasi aktif mendukung program pemerintah demi terwujudnya masyarakat Kecamatan Sunggal yang sehat, harmonis, dan sejahtera.
(A-Red)