AyoMedan.com - MEDAN. Pimpinan DPRD Sumatera Utara (Sumut) menyatakan komitmennya mendukung program Kapolda Sumut Irjen Pol Sonny Irawan, S.I.K., M.H., terutama dalam pemberantasan narkoba, penindakan begal dan premanisme, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dukungan itu disampaikan saat pimpinan DPRD Sumut menerima kunjungan silaturahmi Kapolda Sumut Irjen Pol Sonny Irawan bersama Wakapolda Sumut dan Kapolresta Medan di Gedung DPRD Sumut, Selasa (20/10/2026).
Pertemuan ini dipimpin Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus, didampingi Wakil Ketua Sutarto dan Ihwan Ritonga serta Sekwan M Ali Sipahutar.
Dalam pertemuan tersebut, pimpinan DPRD Sumut menyambut baik sejumlah program yang disampaikan Kapolda Sumut. Program tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus menciptakan suasana yang kondusif bagi kehidupan sosial dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Sutarto mengungkapkan, salah satu perhatian utama Kapolda Sumut adalah menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman masyarakat Sumatera Utara yang terdiri atas berbagai suku, agama, dan latar belakang budaya.
"Kearifan lokal yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat Sumut diharapkan terus dipelihara sebagai modal sosial untuk memperkuat toleransi, mencegah konflik, dan menjaga kerukunan," ucapnya.
Selain itu, Kapolda Sumut menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya. Upaya tersebut, sebagaimana disampaikan dalam pertemuan, bukan sekadar untuk membangun citra kepolisian, melainkan menjadi komitmen nyata yang harus diwujudkan melalui tindakan di lapangan.
Pemberantasan narkoba menjadi perhatian serius mengingat dampaknya yang luas terhadap masyarakat, terutama generasi muda, serta kaitannya dengan berbagai persoalan sosial dan kriminalitas.
DPRD Sumut menilai komitmen tersebut perlu didukung oleh seluruh elemen masyarakat. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, lembaga legislatif, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci agar upaya pemberantasan narkoba berjalan efektif dan berkelanjutan.
Tidak hanya narkoba, penanganan aksi begal dan premanisme juga menjadi bagian penting dari program menjaga keamanan di Sumatera Utara.
Kondisi keamanan yang terjaga diharapkan memberikan rasa aman dan ketenangan kepada masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Dengan demikian, kegiatan ekonomi dan pembangunan daerah dapat berjalan lebih baik tanpa dibayangi gangguan keamanan.
Sutarto juga menjelaskan, Kapolda juga menekankan pentingnya membangun komunikasi dan kolaborasi yang efektif antara kepolisian dan seluruh institusi terkait. Dukungan tersebut diperlukan agar program-program yang berorientasi pada kepentingan masyarakat dapat terlaksana secara optimal.
Sutarto menambahkan, bahwa DPRD Sumut berkomitmen mendukung langkah-langkah Kapolda Sumut dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.
"Dukungan terhadap program kepolisian merupakan bagian dari tanggung jawab bersama untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan aman, tenteram, dan nyaman," ungkapnya.
Sutarto juga menyebutkan, Kapoldasu juga menyoroti persoalan ketertiban berlalu lintas yang masih membutuhkan perhatian bersama. Menurutnya, persoalan lalu lintas perlu ditangani melalui langkah yang terukur, disertai peningkatan kesadaran masyarakat dan koordinasi lintas sektor.
Politisi Partai PDIP ini menyebutkan, berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat dapat menjadi bahan perhatian DPRD Sumut untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan lembaga legislatif. Jika diperlukan, kajian yang lebih komprehensif dapat dilakukan untuk menilai kemungkinan langkah kebijakan, termasuk kebutuhan pengaturan melalui peraturan daerah (Perda).
Namun, setiap kebijakan harus melalui pembahasan dan kajian yang matang dengan mempertimbangkan kebutuhan serta kepentingan masyarakat luas.
Sutarto juga mengapresiasi langkah-langkah Kapolda Sumut dalam penindakan kasus narkoba sejak mulai menjalankan tugas pada awal Oktober 2026. Ia berharap langkah tersebut terus berlanjut dan memberikan dampak nyata dalam menekan peredaran narkoba di Sumatera Utara.
Menurutnya, komunikasi yang dibangun sejak awal kepemimpinan Kapolda perlu diperkuat agar sinergi antara DPRD Sumut dan kepolisian tidak berhenti pada pertemuan silaturahmi, tetapi berlanjut dalam dukungan konkret terhadap program-program yang menyentuh kepentingan masyarakat.
Selain dukungan dari lembaga pemerintahan, kolaborasi dengan insan pers juga dinilai penting. Media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, mengedukasi publik, serta mendukung upaya menjaga situasi daerah tetap kondusif.
Pertemuan silaturahmi diakhiri dengan makan siang bersama. Melalui pertemuan itu, diharapkan terbangun komunikasi yang semakin kuat antara DPRD Sumut dan Polda Sumut untuk bersama-sama menjaga keamanan, memperkuat persatuan, serta mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara. (A-Red)