Notification

×

Iklan


Iklan




Ribuan Masyarakat Antusias Hadiri Reses I Wong Chun Sen Tarigan

Senin, 13 Februari 2023 Last Updated 2023-02-13T06:53:24Z

Ayomedan.com - Medan, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen, M.Pd.B melaksanakan Reses Masa Sidang I Tahun Sidang ke-IV TA.2023, Daerah Pemilihan (Dapil) III di Jalan Pukat Banting 1/ Rahayu No. 96, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung, Sabtu (11/2/2023) siang sekitar pukul 13.00 WIB.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Dinas Kesehatan Kota Medan, Dinas Sosial Kota Medan, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Kontruksi Kota Medan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Medan, Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Camat Kecamatan Medan Tembung, Lurah Kelurahan Bantan dan sejumlah awak media. Namun, sangat disayangkan, ada dua dinas yang tidak hadir meskipun sudah diundang.


"Sangat disayangkan sekali ya, saat diundang, Dinas Perkim dan Dinas Pendidikan Kota Medan tidak hadir. Seharusnya ada perwakilan dari mereka yang hadir pada reses untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari masyarakat," kata Wong.


Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan ini sengaja berhadapan langsung dengan seribuan masyarakat di dapilnya yang ada di Kecamatan Medan Tembung, Medan Perjuangan dan Medan Timur untuk mengetahui apa saja keluhan atau masalah yang ada di lingkungan masyarakat.


"Pada pelaksanaan Reses kali ini, bapak dan ibu yang ada disini dapat memberikan masukan dan mendapat jalan keluar dari apa yang menjadi permasalahan yang berkaitan dengan pemerintah. Jangan malu bertanya karena disini juga diundang OPD Kota Medan," ujar Sekretaris Komisi II DPRD Kota Medan ini.


Dalam sesi tanya jawab, banyak masyarakat yang mengeluhkan mengenai BPJS Kesehatan, Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) dan drainase.


Helena Citra Dewi seorang warga yang tinggal di Jalan Padang, Kecamatan Medan Tembung mengeluhkan adanya LPJU padam di sekitaran tempat tinggalnya. "Tolong pak, di dekat rumah saya itu banyak lampu-lampu Jalan yang padam, ditakutkan rawan tindak kejahatan kalau mala," ucapnya.


Disusul warga lainnya, Nurjannah Lubis warga Jalan Bersama yang mengeluhkan adanya tunggakan BPJS Kesehatan miliknya. Senada dengan itu, Muja Tanjung juga mengeluhkan  dan mempertanyakan hal yang sama.


Menanggapi permasalahan BPJS Kesehatan, M. Lukman Hakim menjelaskan, bahwa peserta BPJS Kesehatan yang menunggak iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) akan dinonaktifkan status kepesertaanya. Untuk bisa mengaktifkan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan, peserta perlu membayar iuran di bulan berikutnya ditambah dengan besaran tunggakan yang belum dibayarkan.


"Bagi peserta yang memiliki tunggakan iuran, dalam rangka memudahkan peserta program JKN-KIS melunasi tunggakan iurannya, BPJS Kesehatan resmi meluncurkan Program Rencana Pembayaran Iuran Bertahap (Rehab)," jelasnya.


Lebih lanjut, M. Lukman juga memberitahu bagaimana cara melunasi tunggakan BPJS Kesehatan dengan menggunakan aplikasi JKN Mobile.


"Pertama, bapak atau ibu download aplikasi Mobile JKN peserta dan pilih menu Rencana Pembayaran Bertahap (REHAB). Nanti telihat dan muncul informasi mengenai program REHAB, mulai dari total tunggakan serta syarat dan ketentuan program REHAB. Kalau sudah muncul simulasi tagihan yang dapat dipilih oleh peserta JKN-KIS, bisa dibaca syarat dan ketentuannya untuk memilih cara bayarnya. Lakukan pembayaran cicilan tunggakan ditambah iuran berjalan setiap bulannya. Pembayaran tunggakan iuran dan iuran berjalan dilakukan lewat kanal pembayaran yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Status kepesertaan akan kembali aktif setelah membayarkan tunggakan iuran di masa akhir tahapan pembayaran yang dipilih, termasuk telah membayar tagihan iuran bulan berjalan," paparnya.


Dipenghujung kegiatan reses, Wong mengingatkan kembali kepada masyarakat untuk menuliskan berbagai keluhannya di lembaran kertas aspirasi yang sudah dibagikan sebelum acara dimulai.


"Untuk bapak dan ibu, tadi kan sudah dibagikan lembaran kertas aspirasi sebelum mulai kegiatan kita. Nah, tulis saja keluhan-keluhannya. Nanti akan diparipurnakan dihadapan Walikota Medan," pungkas Wong.


Seperti biasa, tak lupa Wong yang akrab di sapa tarigan itu membagikan seminar kit, nasi kotak dan snack pada seribuan tamu undangan pada akhir kegiatan reses. (A-Red)