Notification

×

Iklan


Iklan


TPID Kota Medan Lakukan Kolaborasi Agar Ketersediaan Beras Untuk Masyarakat Aman

Jumat, 08 September 2023 Last Updated 2023-09-08T01:00:30Z


Ayomedan.com - Medan, Merespons naiknya harga eceran tertinggi (HET) beras, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Medan menggelar rapat (foto),  Kamis (07/09/2023). 


Rapat dipimpin oleh Kabag Perekonomian, Regen didampingi Kepala Bulog Medan Dharma Wijaya. Tampak hadir pada rapat tersebut, Dirut PUD Pasar Medan Suwarno SE, perwakilan Bank Indonesia wilayah Sumut, perwakilan Dinas Ketapang Tanla Medan, perwakilan Bappeda, perwakilan Dinas SDABMBK, dan undangan lainnya. 


Wali Kota Medan, Bobby Nasution diwakili Kabag Perekonomian menjelaskan, rapat ini untuk menindaklanjuti harga beras yang naik. Sebab, seperti diketahui Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi pada Rabu (15/3/2023) kemarin , menjelaskan bahwa pemerintah telah menetapkan HET berdasarkan sistem zonasi.


Sumatera Utara berada di Zona 2. Untuk HET beras medium, zona 2 Rp11.500/kg, sedangkan harga beras premium untuk zona 2 Rp14.400/kg.


Mengantisipasi perubahan HET tersebut, diperlukan langkah-langkah untuk menjaga ketersediaan beras. Hal tersebut agar harga beras tidak melonjak terlalu tinggi. 


Menyikapi itu, Kepala Bulog Medan Dharma Wijaya siap menjamin ketersediaan beras bagi masyarakat Kota Medan. "Kami telah merancang program pasar murah, agar beras dapat terdistribusikan ke masyarakat kurang mampu. Tak hanya itu, saya juga berharap Pasar Keliling yang telah dijalankan PUD Pasar Medan, bisa lebih diintensifkan lagi," pintanya.


Menanggapi permintaan itu, Dirut PUD Pasar Medan, Suwarno menyebut, dengan armada yang dimiliki sekarang ini, telah menjangkau 10 Kecamatan di kota Medan. Dengan kolaborasi berbagai pihak, kedepannya armada Pasar Keliling dapat bertambah. Penambahan ini tak lain agar pelayanan kepada masyarakat dapat lebih optimal.


"Kami berharap dan berkeyakinan kalau Bank Indonesia dapat membantu program Pasar Keliling ini, terutama untuk penambahan armada Pasar Keliling," tutur Suwarno. (A-Red)