Notification

×

Iklan


Iklan


Kakanwil KemenagSu dan Walikota Binjai Lepas Sebanyak 360 Tamu Allah Kloter 17

Jumat, 31 Mei 2024 Last Updated 2024-06-05T06:34:29Z



AyoMedan.Com - Medan, Kakanwil Kemenagsu Ahmad Qosbi Nasution melepas sebanyak 360 tamu Allah asal Binjai dan Medan yang tergabung dalam Kloter 17 Embarkasi Medan, Jum'at (31/05/2024) pagi dari Asrama Haji Medan.


Adapun 357 tamu Allah asal Binjai sebanyak 305 orang, Medan 47 orang ditambah petugas 8 orang, sedangkan jemaah tamu Allah tertua bernama Rahmat Kasan (86) tahun, jemaah termuda bernama M.F0ahru Reza (19) tahun.


Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi, S.Ag, MM selaku Ketua PPIH Medan mengingatkan para jemaah calon haji Kloter 17 untuk tidak membawa barang bawaan dan perbekalan seperti pakaian, dokumen dan kebutuhan lainnya sesuai dengan standar maskapai penerbangan.


“Kita harus menjunjung tinggi adat istiadat peraturan pemerintah Arab Saudi sangat berbeda dengan di kampung kita. Jadi, harus paham mana yang boleh dan mana yang tidak. Kalau itu tidak dipahami, kami khawatir petugas negara Saudi akan mengambil ketegasan,” ucapnya seraya mengatakan siap-siap berurusan dengan pihak keamanan di Arab Saudi bila melakukan pelanggaran.


Aturan lain yang perlu diperhatikan betul oleh jemaah haji Indonesia, lanjut Ahmad Qosbi, adalah jangan sekali-kali mengambil barang yang tergeletak di masjid dan sekitarnya.


"Sebab, meski niat jemaah adalah baik untuk mengamankan barang tersebut, namun bisa dimaknai lain, seperti mencuri dan sebagainya. Ratusan CCTV yang berada di dalam dan luar masjid akan bisa menangkap pergerakan jemaah yang dicurigai tersebut," katanya.


Untuk itu, sambung Kakanwil Kemenag Sumut ini, jika menemukan barang berharga yang tercecer atau tergeletak, lebih baik segera menghubungi petugas terdekat. "Selanjutnya petugas itu yang akan mengamankannya, sehingga barang jemaah aman," tuturnya.


Ahmad Qosbi menambahkan, hal lain misalnya yang perlu dihindari seperti membuat video dengan durasi terlalu lama. Pada prinsipnya, pembuatan rekaman video atau audio cukup longgar diberlakukan oleh otoritas Saudi. Ini dibuktikan banyak jemaah yang melakukan perekaman saat kumandang azan, proses tawaf, sai, tahalul, berdoa di Raudlah, dan lain sebagainya. Bahkan aturan larangan selfie pun juga ketat.


“Saya ingatkan jamaah Sumut lebih-lebih kloter 17 kalau beribadah di  Masjidil Haram, beribadah di Masjid Nabawi, tak usah foto-foto, kalau mau berfoto keluar dari Masjid tersebut. Apalagi sholatpun di fotonya dia, mengaji tawafpun selfi, ini hajinya tidak sah,” tegasnya.


Kepada petugas kloter 17, Kakanwil meminta jangan membeda-bedakan jamaah semuanya tamu Allah, tanamkan niat layani seluruh jamaah ini karena Allah telah memberi hidayah kepada petugas yang dihunjuk.


"Selain sebagai tamu Allah, tapi petugas juga sebagai pelayan tamu Allah, doanya dilipatgandakan asalkan dengan ikhlas dan tulus, pasti surga yang didapatkan," jelasnya.


Menurut Ahmad Qosbi, niatkan dalam hati selama bisa menolong, bantu tolong jamaah lain. Niat yang seperti itu pasti urusan akan dimudahkan Allah SWT.


"Kemudian, lama masa berangkat ke tanah suci tersebut selama 40 hari, yang menentukan maburur tidaknya haji tersebut ketika pelaksanaan wukuf. Wukuf hanya waktunya 6 jam dimulai waktur Dzuhur telah masuk waktu wukuf. Setelah 6 jam itu bersiap siap ke Musdalifah," imbuhnya.

Selama 6 jam itu, minta ampun terlebih dahulu kepada Allah SWT atas dosa-dosa yang pernah dilakukan, setelah itu berdoa bertaubat tidak mengulangi kesalahan. Kemudian berdoa agar bahagia dunia akhirat seluruh keluarga, keturunan sampai ke anak cucu dipanggil Allah sebagai tamunya di Arafah.


Sementara itu, Walikota Binjai Drs. H. Amir Hamzah dalam sambutannya mengucapkan selamat jalan dan mendoakan para para tamu Allah, maupun petugas mendapatkan kemudahan dalam menjalankan ibadah dan tugasnya dan kembali ke tanah air menjadi haji yang mabrur.


"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Binjai, saya mengucapkan selamat jalan dan selamat menunaikan ibadah haji kepada jamaah calon haji Kota Binjai, dan nantinya tiba kembali ke tanah air dan menjadi haji yang mabrur," tutup Wali Kota.(A-Red)