Notification

×

Iklan


Iklan



Pengangguran di Sumut Turun Jadi 445 Ribu Orang, Kepala BPS: Lulusan SMA Masih Mendominasi

Kamis, 05 Februari 2026 Last Updated 2026-02-05T08:36:44Z


AyoMedan.com – Medan.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada November 2025 sebesar 445 ribu orang atau 5,28 persen. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan Agustus 2025 yang mencapai 448 ribu orang atau 5,32 persen, atau turun sekitar 3 ribu orang (0,04 persen poin).


Kepala BPS Provinsi Sumatera Utara, Asim Saputra, menyampaikan bahwa penurunan tersebut menunjukkan adanya perbaikan dalam penyerapan tenaga kerja, meskipun tantangan struktural di pasar kerja masih cukup besar.


“Dengan TPT 5,28 persen, artinya dari setiap 100 orang angkatan kerja, sekitar lima hingga enam orang masih menganggur,” ujar Asim dalam keterangannya, Kamis (05/02/2026).


Pengangguran Perempuan Lebih Tinggi


Berdasarkan jenis kelamin, TPT perempuan tercatat 5,66 persen, lebih tinggi dibandingkan TPT laki-laki sebesar 5,02 persen. Namun, baik laki-laki maupun perempuan sama-sama mengalami penurunan dibandingkan Agustus 2025, masing-masing sebesar 0,03 persen poin dan 0,04 persen poin.


Kota Masih Jadi Penyumbang Terbesar


Jika dilihat dari wilayah tempat tinggal, tingkat pengangguran di perkotaan masih jauh lebih tinggi, yakni 6,25 persen, dibandingkan perdesaan sebesar 3,08 persen.
Dibandingkan Agustus 2025, TPT perkotaan turun cukup signifikan 1,42 persen poin, sementara TPT perdesaan turun 0,25 persen poin.


Lulusan SMA Masih Mendominasi


Asim juga menyoroti latar belakang pendidikan para penganggur yang masih didominasi lulusan menengah atas.


TPT tertinggi berasal dari lulusan SMA sebesar 7,45 persen, sekaligus mendominasi distribusi pengangguran dengan porsi 43,53 persen pada November 2025.


Sebaliknya, distribusi pengangguran terendah berasal dari lulusan Diploma I/II/III sebesar 1,89 persen.


“Ini menunjukkan perlunya penguatan link and match antara pendidikan menengah dengan kebutuhan dunia kerja,” jelasnya.


Setengah Pengangguran Masih Tinggi


Selain pengangguran terbuka, BPS juga mencatat tingkat setengah pengangguran sebesar 8,97 persen pada November 2025. Artinya, dari setiap 100 penduduk bekerja, sekitar delapan hingga sembilan orang bekerja di bawah jam kerja normal dan masih mencari atau bersedia menerima pekerjaan tambahan.


"Angka ini turun 0,08 persen poin dibandingkan Agustus 2025.
Secara gender, setengah pengangguran laki-laki tercatat 9,06 persen, turun 0,50 persen poin, sementara perempuan sebesar 8,84 persen, justru naik 0,52 persen poin," tutupnya. (A-Red)