AyoMedan.com – Medan. Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai acara buka puasa bersama Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dengan relawan Rico–Zaki, partai politik serta Fraksi DPRD Kota Medan di Gedung PKK Kota Medan, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi di bulan suci Ramadan, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendukung pembangunan dan kemajuan Kota Medan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap., anggota DPRD Kota Medan, dr. Faisal Arbie., Saipul Bahri., Janses Simbolon., David Roni Ganda Sinaga., Muslim Harahap., Agus Setiawan., Dr.Dra. Lily., Iswanda Ramli., Sekretaris Daerah Kota Medan, Wiriya Alrahman., para ketua relawan Rico–Zaki, serta pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Medan.
Di hadapan para relawan dan pendukung yang berasal dari berbagai elemen masyarakat, Rico Waas menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang terus diberikan kepada dirinya dan Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap dalam memimpin Kota Medan.
“Terima kasih kepada rekan-rekan relawan yang masih setia mendukung perjuangan Rico–Zaki. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan bersama untuk memajukan Kota Medan tidak sia-sia,” ujar Rico Waas.
Dengan lugas dan penuh kerendahan hati, Rico Waas menjelaskan bahwa berbagai program pembangunan yang telah direncanakan membutuhkan proses untuk dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Masyarakat tentu bertanya apa yang sudah kami lakukan selama satu tahun ini. Kami sampaikan bahwa banyak hal yang telah dikerjakan dan mulai membawa perubahan bagi Kota Medan,” kata Rico Waas didampingi Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap.
Salah satu capaian yang disoroti adalah pertumbuhan ekonomi Kota Medan yang meningkat cukup signifikan pada tahun 2025.
Peningkatan itu juga diikuti dengan penurunan angka kemiskinan dan pengangguran di Kota Medan, yang merupakan bagian dari janji kampanye pasangan Rico–Zaki.
“Target 50.000 lapangan kerja yang kami janjikan mulai menunjukkan hasil. Dalam tahun pertama, sebanyak 23.800 tenaga kerja telah terserap berdasarkan data riil kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan,” ungkapnya.
Dari sisi investasi, Rico Waas menyebutkan bahwa realisasi investasi di Kota Medan mengalami peningkatan hingga hampir 200 persen. Dari target awal sebesar Rp7,6 triliun, realisasi investasi justru mencapai Rp14,5 triliun.
Selain itu, isu keamanan seperti maraknya aksi begal yang sempat meresahkan masyarakat juga menjadi perhatian serius pemerintah kota. Berkat kolaborasi dengan aparat penegak hukum, tingkat kejahatan jalanan di Medan diklaim mengalami penurunan hingga 14 persen.
Menariknya, Pemko Medan juga tengah menyiapkan skema pendanaan khusus untuk membantu biaya perawatan rumah sakit bagi korban begal yang tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
Di sektor infrastruktur, Rico Waas memaparkan bahwa dari total sekitar 300 kilometer jalan rusak yang tercatat pada tahun 2024, sebanyak 195 kilometer di antaranya telah berhasil diperbaiki sepanjang tahun 2025.
“Kami juga menargetkan pada tahun 2026 sebanyak 12 ruas jalan protokol di Kota Medan akan bersih dari kabel yang melintang,” tambahnya.
Memasuki tahun 2026, Rico Waas dan Zakiyuddin Harahap menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat realisasi berbagai janji politik yang telah disusun.
"Beberapa program unggulan yang akan diluncurkan antara lain tambahan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) bagi 10.000 lansia dan penyandang disabilitas di Kota Medan," jelasnya.
Selain itu, revitalisasi fasilitas kesehatan juga akan dilakukan secara besar-besaran, termasuk perbaikan RSUD Dr Pirngadi Medan serta peningkatan fasilitas seluruh puskesmas di Kota Medan.
Di akhir sambutannya, Rico Waas menegaskan bahwa seluruh capaian yang diraih merupakan hasil kerja tim antara dirinya dan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, serta dukungan dari berbagai pihak termasuk relawan dan masyarakat.
“Kami tidak meminta untuk diapresiasi, karena melayani masyarakat adalah kewajiban kami. Namun jangan sampai dianggap tidak ada yang dikerjakan. Kami terbuka terhadap kritik agar Kota Medan bisa semakin maju dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” dipungkasinya.
(A-Red)