Notification

×

Iklan


Iklan



Truk Sarat Muatan Biji Kopi Terguling di Jalan TB Simatupang Medan, Timpa Toyota Alphard Parkir

Selasa, 28 April 2026 Last Updated 2026-04-28T03:09:45Z

teks foto, truk sarat muatan biji kopi yang terguling 


AyoMedan.com – Medan. Sebuah truk pengangkut biji kopi dengan nomor polisi BK 8621 GB terguling menabrak trotoar di Jalan TB Simatupang, Kota Medan, dan menimpa bagian belakang minibus jenis Toyota Alphard keluaran terbaru yang tengah terparkir di pinggir jalan, Selasa (28/4/2026).



Peristiwa ini diduga kuat akibat truk membawa muatan berlebih hingga kehilangan kendali saat melintas di lokasi kejadian.


teks foto, Kanit Lantas Polsek Sunggal Iptu Jefriadi Silaban SH 


Kanit Lantas Polsek Sunggal, Iptu Jefriadi Silaban, SH, menjelaskan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.


“Begitu kami menerima informasi, saya bersama personel langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang,” ujarnya.


Dia menambahkan, hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.


“Dugaan sementara karena kelebihan muatan, namun masih kami dalami. Sopir dan kernet truk sudah kami amankan ke Mapolsek Sunggal untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.


teks foto, bagian belakang Toyota Alphard yang ringsek 


Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, satu buah minibus Hiace yang tertimpa mengalami kerusakan cukup parah.


Sementara itu, seorang warga sekitar bernama Khairil mengaku sempat melihat truk tersebut dalam kondisi tidak stabil sebelum akhirnya terguling.


“Saat melintas dari arah Jalan Sunggal truk sudah kelihatan oleng. Mungkin karena muatannya terlalu berat, sopir jadi tidak bisa mengendalikan truk hingga akhirnya terguling,” ungkapnya.


Akibat kejadian ini, arus lalu lintas di sekitar Jalan TB Simatupang sempat mengalami kemacetan. Petugas kepolisian pun melakukan pengaturan lalu lintas serta evakuasi kendaraan untuk mengurai kepadatan.


Pihak kepolisian mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar tidak melebihi kapasitas muatan demi keselamatan di jalan raya serta mencegah terjadinya kecelakaan serupa. (A-Red)