Notification

×

Iklan


Iklan



Hadiri Silaturahmi Menko Polkam di Makodam I/BB, Wagubsu Surya Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas dan Kerukunan Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 Last Updated 2026-03-15T07:33:29Z


AyoMedan.com – Medan. Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk terus menjaga kondusivitas dan stabilitas daerah melalui sinergi dengan pemerintah pusat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta tokoh masyarakat.


Komitmen tersebut disampaikan Surya saat menghadiri silaturahmi bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, unsur Forkopimda Sumut, tokoh agama, dan tokoh masyarakat di Makodam I/Bukit Barisan, Jalan Gatot Subroto, Medan, Minggu (15/3/2026).


Menurut Surya, stabilitas daerah tidak hanya dibangun melalui kekuatan institusi pemerintah dan aparat keamanan, tetapi juga melalui peran aktif tokoh masyarakat dan tokoh agama sebagai penyejuk serta pengayom di tengah kehidupan sosial masyarakat.


Wagubsu menyampaikan bahwa Sumatera Utara merupakan provinsi yang majemuk dengan keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat. Keberagaman tersebut, menurutnya, merupakan kekuatan besar yang harus terus dijaga melalui nilai-nilai toleransi dan kebersamaan.


“Peran tokoh agama dan tokoh adat sangat penting sebagai penjaga harmonisasi dan kerukunan di tengah masyarakat,” ujar Surya.


Surya juga menegaskan bahwa Pemprov Sumut saat ini mengusung visi pembangunan daerah Kolaborasi Sumut Berkah. 
Melalui visi tersebut, pembangunan daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi membutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, serta masyarakat.


Untuk mewujudkan visi tersebut, Pemprov Sumut mendorong berbagai langkah strategis, antara lain penguatan infrastruktur dan konektivitas wilayah, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.


Sementara itu, Menko Polkam Djamari Chaniago mengingatkan jajaran Forkopimda di daerah agar tetap kompak dalam menjalankan tugas pemerintahan demi kepentingan masyarakat.


“Forkopimda harus kompak bekerja. Pada akhirnya semua yang kita lakukan adalah untuk menyejahterakan rakyat. Jangan membawa perasaan masing-masing, karena rakyat membutuhkan kita. Curahkan perhatian kita sepenuhnya untuk rakyat,” tegasnya.


Dia juga menyoroti sejumlah persoalan yang perlu menjadi perhatian bersama, seperti peredaran narkoba, aksi premanisme, penyebaran berita hoaks, hingga praktik judi online yang dapat mengganggu ketertiban dan stabilitas masyarakat.


Selain itu, Djamari menekankan pentingnya peran Forkopimda dan tokoh agama dalam merangkul generasi muda agar dapat berkontribusi dalam menjaga persatuan dan stabilitas daerah.


“Bagaimana kita melibatkan anak-anak muda, merangkul mereka, serta memberikan ruang untuk berkontribusi dalam pembangunan dan menjaga persatuan,” ujarnya.


Ia juga meminta tokoh masyarakat dan jajaran Forkopimda untuk segera meluruskan berbagai isu hoaks yang beredar di tengah masyarakat, seperti isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) maupun krisis pangan. Menurutnya, pemerintah memastikan ketersediaan energi dan pangan nasional tetap aman serta mencukupi bagi masyarakat.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut, mantan Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi., Anggota DPR RI, Musa Rajekshah., Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas., unsur Forkopimda Sumut, serta para tokoh masyarakat dan tokoh agama di Sumatera Utara. (A-Red)