Notification

×

Iklan


Iklan



Pasca Penindakan Tambang Ilegal, Satuan Brimob Polda Sumut Siaga dan Lakukan Penyekatan di Perbatasan Tapsel–Madina

Selasa, 03 Maret 2026 Last Updated 2026-03-02T23:37:31Z



AyoMedan.com - Tapsel. Komitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kembali ditegaskan personel Satuan Brimob Polda Sumatera Utara. Pasca penindakan aktivitas penambangan liar di wilayah perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan dan Mandailing Natal, Tim 3 Kompi Penugasan langsung melaksanakan siaga dan penyekatan di sejumlah titik strategis, Senin (02/03/2026), di Kecamatan Tanotombangan Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).


Kegiatan ini dipimpin Danki Penugasan Tim 3, IPTU Binner Sitorus, S.H., bersama para komandan peleton yang mengoordinasikan personel secara terstruktur dan taktis di lapangan. 


Langkah siaga tersebut merupakan tindak lanjut dari operasi penertiban tambang ilegal, guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif serta mencegah potensi aktivitas serupa kembali berlangsung.


Dalam pelaksanaannya, personel dibagi menjadi tiga tim dengan penempatan di titik-titik yang dinilai vital terhadap jalur mobilisasi dan akses masyarakat.


Tim 1 di bawah pimpinan IPDA M. Rajab Harahap, S.H., melaksanakan standby dan penggalangan di Simpang Desa Pana Bari. Tim 2 yang dipimpin IPDA Franki Fernando Hutagalung, S.H., M.H., melakukan pengamanan kendaraan jenis trado di kawasan Aek Sijorni yang menjadi salah satu jalur krusial aktivitas warga. Sementara itu, Tim 3 di bawah komando IPDA Supianto, S.H., melaksanakan penyekatan dan penggalangan di Desa Situmba.


Pola pengamanan dilakukan dengan pendekatan preventif dan humanis. Selain melakukan penyekatan, personel juga aktif membangun komunikasi dengan masyarakat sekitar titik pengamanan. 


Edukasi hukum dan ajakan untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari praktik tambang ilegal menjadi bagian dari strategi persuasif yang diterapkan, guna mencegah kesalahpahaman pasca penindakan.


Dalam arahannya, Danki Penugasan Tim 3 menekankan pentingnya setiap personel memahami tugas dan fungsi masing-masing serta mekanisme cara bertindak sesuai prosedur. 


"Penegasan tersebut bertujuan menjaga soliditas, menghindari pelanggaran prosedur, serta memastikan seluruh tindakan di lapangan terukur dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum," ucap Ipda Supianto.


Dari kegiatan ini, tercatat peningkatan kesiapsiagaan personel, terlaksananya penyekatan di titik-titik yang telah ditentukan, serta terjalinnya komunikasi yang konstruktif dengan masyarakat di Kecamatan Tanotombangan Angkola. 


Upaya ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan aparat dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan serta menekan praktik penambangan ilegal di Tapanuli Selatan. (A-Red)