Notification

×

Iklan


Iklan



Pemprov Sumut Pastikan Perbaikan Jalan Jembatan Merah–Muarasoma dan Lubukpakam–Tanah Abang Tahun Ini

Senin, 02 Maret 2026 Last Updated 2026-03-02T12:44:05Z


AyoMedan.com - Medan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara memastikan perbaikan sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan parah akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2026. Di antaranya ruas jalan Jembatan Merah–Muarasoma di Kabupaten Mandailing Natal serta ruas Lubukpakam–Tanah Abang yang menjadi jalur penghubung penting bagi aktivitas masyarakat.


Sumatera Utara memastikan kedua ruas jalan tersebut telah masuk dalam perencanaan anggaran tahun 2026, mengingat kerusakan di sejumlah titik dinilai cukup serius dan membutuhkan penanganan segera.


Ruas jalan Jembatan Merah–Muarasoma di Kabupaten Mandailing Natal mengalami kerusakan akibat meningkatnya curah hujan dalam beberapa bulan terakhir.


Kondisi tersebut menyebabkan badan jalan amblas karena tergerus arus sungai serta longsor sejak bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi tahun lalu.


Jalan ini merupakan salah satu jalur logistik vital di wilayah Pantai Barat Sumatera Utara. Selain mendukung distribusi barang, akses tersebut juga menjadi jalur utama bagi sekitar 150 ribu penduduk yang menggantungkan aktivitas ekonomi dan mobilitas sehari-hari.


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut, Chandra Dalimunthe mengatakan, penanganan kerusakan pada ruas Jembatan Merah–Muarasoma akan dilakukan melalui pembangunan turap, talud, serta bronjong guna menahan pergerakan tanah dan arus sungai.


“Untuk ruas Jembatan Merah–Muarasoma dilakukan pembangunan turap, talud, dan bronjong. Ini merupakan salah satu kegiatan penanganan pascabanjir dan longsor beberapa bulan lalu,” ucapnya di kantornya di Jalan Sakti Lubis, Medan, Senin (2/3/2026).


Sementara itu, pada ruas jalan Lubukpakam–Tanah Abang, Pemprov Sumut akan melakukan peningkatan struktur jalan sepanjang tiga kilometer. Sedangkan pada ruas Tanah Abang–Galang hingga batas Kabupaten Serdang Bedagai direncanakan peningkatan jalan sepanjang 2,5 kilometer.


Menurut Chandra, seluruh pekerjaan tersebut telah dialokasikan dalam anggaran tahun ini dan ditargetkan mulai dilaksanakan pada 2026 agar masyarakat dapat menikmati akses jalan yang lebih aman dan nyaman.


“Infrastruktur ini sudah kita masukkan dalam anggaran tahun ini dan akan kita laksanakan agar masyarakat bisa lebih nyaman melintasi jalan tersebut,” jelasnya.


Perbaikan infrastruktur jalan menjadi salah satu perhatian utama Gubernur Sumut, Bobby Nasution sejak memimpin provinsi tersebut. Program pembangunan infrastruktur juga masuk dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang diberi nama INSTANSI (Infrastruktur Strategis Terintegrasi).


"Program ini bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi komoditas, serta mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di berbagai daerah di Sumatera Utara," dipungkasi Chandra.
(A-Red)