Notification

×

Iklan


Iklan



Sosperda di Jl.Beringing II, Dame Duma Sosialisasikan Layanan Kesehatan dan UHC ke Ratusan Warga

Minggu, 08 Maret 2026 Last Updated 2026-03-08T10:19:50Z


AyoMedan.com - Medan. Anggota DPRD Kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung, melaksanakan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) sesi kedua kepada ratusan masyarakat Medan Helvetia pada Minggu (8/3/2026) pukul 15.00 WIB di Jalan Beringin II, Kecamatan Medan Helvetia.


Dalam kegiatan tersebut, Dame Duma mengajak masyarakat untuk aktif menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan masing-masing, khususnya terkait layanan kesehatan dan administrasi kependudukan.



Menurutnya, aspirasi masyarakat sangat penting agar pemerintah dan wakil rakyat dapat mengetahui secara langsung berbagai kendala yang terjadi di tengah masyarakat.


“Sering kali para ibu rumah tangga menyampaikan persoalan kesehatan. Namun bukan hanya itu, apa pun yang menjadi permasalahan di lingkungan bapak dan ibu, silakan disampaikan kepada kami. Kami tidak mungkin mengetahui satu per satu persoalan masyarakat tanpa adanya komunikasi seperti ini,” ujarnya.


Ia juga menekankan pentingnya tertib administrasi, terutama terkait data kependudukan yang berkaitan dengan penerimaan bantuan pemerintah.


Duma menjelaskan bahwa saat ini sistem pendataan sudah terintegrasi secara online sehingga perubahan data dapat mempengaruhi status penerima bantuan.


“Misalnya dalam satu Kartu Keluarga (KK) ada anggota keluarga yang memiliki pinjaman online bermasalah atau data pekerjaan tercatat sebagai wiraswasta, maka bisa saja bantuan seperti PBI atau bantuan sosial lainnya menjadi tidak aktif karena dianggap sudah mampu,” jelasnya.


Karena itu, dia mengimbau masyarakat untuk memastikan data administrasi tetap sesuai dengan kondisi sebenarnya agar tidak kehilangan hak menerima bantuan pemerintah.



Dalam sesi dialog, salah seorang warga bernama Coni menyampaikan keluhan terkait suaminya yang bekerja di salah satu pabrik di kawasan KIM IV, namun tidak mendapatkan fasilitas BPJS Kesehatan dari perusahaan.


“Dari awal bekerja tidak pernah mendapatkan BPJS dari perusahaan. Jadi kalau mau berobat kami sering bingung,” ungkapnya.


Menanggapi hal tersebut, Dame Duma juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Medan telah memiliki program Universal Health Coverage (UHC) yang memungkinkan warga Kota Medan memperoleh layanan kesehatan hanya dengan menunjukkan KTP.


“Dengan program UHC, masyarakat Kota Medan bisa langsung berobat ke Puskesmas terdekat. Selama memiliki KTP Kota Medan, bapak dan ibu berhak mendapatkan pelayanan di Puskesmas Helvetia,” katanya.


Dame Duma menegaskan bahwa masyarakat tidak boleh dipungut biaya dalam proses pengurusan berbagai layanan yang menjadi hak mereka.


“Kalau ada yang meminta bayaran dalam pengurusan keluhan bapak dan ibu, segera laporkan kepada saya. Tidak ada biaya apa pun,” tegasnya.


Ia juga mempersilakan masyarakat untuk datang ke rumah aspirasi miliknya di Jalan Beringin II, apabila mengalami kendala dalam memperoleh pelayanan kesehatan.


Sementara itu, Kepala Puskesmas Helvetia, dr. Indra, menegaskan bahwa pihaknya siap melayani masyarakat yang memiliki KTP Kota Medan. "Jika ada warga yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan, mereka dapat langsung menghubungi pihak puskesmas," katanya.


Ia menjelaskan bahwa warga yang telah terdaftar dalam program BPJS Kesehatan melalui skema UHC memiliki hak yang sama dengan pemegang kartu BPJS pada umumnya.


“Peserta tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan, bahkan ketika berada di luar daerah, karena BPJS memiliki asas portabilitas. Namun untuk rujukan, kami harus mengikuti prosedur agar tidak terjadi rujukan yang tidak diperlukan,” jelasnya.



Sekretaris Camat Medan Helvetia juga menyampaikan, mendekati hari Raya IdulFitri 1447 H, apabila ada masyarakat yang ingin mudik segera sampaikan kepada Kepling.


"Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi hal hal yang tidak kita inginkan. Seperti tindak pencurian, kebakaran rumah saat ditinggal mudik pemilik rumah," sebutnya.


Selain itu, Sekcam Medan Helvetia ini juga menghimbau masyarakat untuk tidak panik atas rumor kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) kendaraan bermotor.


"Bapak Walikota Medan dan pihak Pertamina Patra Niaga sudah memastikan bahwa pasokan BBM kita aman untuk saat ini," ungkapnya.



Di penghujung kegiatan Sosperda tersebut, Dame Duma Sari Hutagalung juga menyerahkan seminar kit kepada ratusan warga yang hadir sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam kegiatan sosialisasi tersebut. (A-Red)