Notification

×

Iklan


Iklan



Survei LIPDem: Tingkat Kepuasan Publik Capai 85 Persen, Kinerja 1 Tahun Bobby Nasution–Surya Dinilai Salah Satu Terbaik di Indonesia

Minggu, 15 Maret 2026 Last Updated 2026-03-14T19:47:39Z



AyoMedan.com - Medan. Setelah satu tahun menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara sejak dilantik pada 20 Februari 2025, kinerja Bobby Nasution bersama Wakil Gubernur Surya mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Hal tersebut terungkap dalam hasil survei yang dilakukan Lembaga Investigasi Pemilu dan Demokrasi (LIPDem) bekerja sama dengan Jurnal Pemerintahan Medan.


Survei yang melibatkan 800 responden dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara selama tiga bulan terakhir itu menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Bobby Nasution–Surya tergolong tinggi.


Sebanyak 681 responden atau lebih dari 85 persen menyatakan puas dan sangat puas terhadap kinerja pasangan tersebut dalam memimpin Sumatera Utara. 


Sementara itu, 96 responden atau sekitar 12 persen menyatakan kurang puas, dan sekitar 3 persen responden menyatakan belum puas.


Tingginya tingkat kepuasan masyarakat tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, di antaranya percepatan pembangunan, peningkatan pertumbuhan ekonomi, serta berbagai program strategis yang dijalankan pemerintah provinsi.


Dukungan juga datang dari kalangan dunia usaha melalui Kamar Dagang dan Industri Sumatera Utara (Kadin Sumut). Organisasi tersebut menilai sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi provinsi hingga mencapai 7,2 persen.


Di sektor infrastruktur, masyarakat menilai pemerintah provinsi bergerak cepat dalam merespons kerusakan akibat bencana. Salah satu contohnya adalah perbaikan jembatan dan jalan di Desa Garoga yang sempat rusak akibat banjir, namun dapat kembali difungsikan dalam waktu relatif singkat.


Selain itu, pengawasan terhadap kinerja Bank Sumut oleh pemerintah provinsi sebagai pemegang saham utama juga dinilai berdampak positif terhadap meningkatnya kepercayaan nasabah sepanjang tahun 2024.


Dalam bidang kesehatan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga menjalankan sejumlah kebijakan terobosan, salah satunya pemberian beasiswa bagi dokter spesialis untuk bertugas di daerah terpencil, seperti di Kabupaten Nias Utara. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya kesehatan sekaligus memperluas layanan medis bagi masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau.


Survei tersebut juga mencatat keberhasilan Pemprov Sumut dalam merealisasikan program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas yang resmi diraih pada 1 September 2025. Program layanan kesehatan gratis melalui fasilitas mitra BPJS Kesehatan ini telah menjangkau lebih dari 15,6 juta jiwa atau lebih dari 80 persen penduduk Sumatera Utara.


Terkait adanya beberapa staf yang mengundurkan diri dari lingkungan pemerintahan provinsi, sebagian besar responden menilai hal tersebut lebih disebabkan oleh ketidakmampuan mengikuti ritme kerja gubernur yang dikenal cepat dan progresif.


Meski demikian, sebagian responden juga menyampaikan sejumlah catatan, terutama terkait pengendalian inflasi yang dinilai masih perlu diperkuat. Pada akhir 2025, inflasi di Sumatera Utara tercatat mencapai 5,32 persen, yang dipicu fluktuasi harga pangan dan emas.


Namun melalui berbagai langkah strategis yang melibatkan pelaku usaha serta petani, inflasi pada triwulan pertama 2026 berhasil ditekan menjadi sekitar 4,71 persen, lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang berada di angka 4,76 persen.


Dalam penanganan bencana, Gubernur Bobby Nasution juga kerap turun langsung ke lokasi terdampak. Bahkan, ia beberapa kali bermalam di daerah terpencil yang dilanda bencana untuk memastikan bantuan dan penanganan berjalan maksimal.


Hal itu terlihat saat banjir bandang dan longsor melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara pada 25 November 2025, di antaranya Kabupaten Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, dan Mandailing Natal. Pada saat itu, pemerintah provinsi segera menyalurkan berbagai bantuan logistik kepada masyarakat terdampak.


Sikap tegas Bobby Nasution juga terlihat saat mengevaluasi proyek revitalisasi Stadion Teladan di Kota Medan. Ia bahkan mengancam akan mencabut status stadion tersebut sebagai calon tuan rumah Piala AFF U-19 2026 apabila progres pembangunan tidak menunjukkan perkembangan signifikan.


Direktur LIPDem, Henry Sitorus, menyatakan hasil survei ini menunjukkan bahwa kepemimpinan Bobby Nasution dinilai sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia oleh para responden. 


Penilaian tersebut juga diperkuat melalui analisis pemberitaan media digital serta pemantauan percakapan di berbagai platform media sosial seperti Facebook, Instagram, YouTube, dan TikTok.


“Secara umum masyarakat menilai kepemimpinan Bobby Nasution cukup responsif, progresif, dan berorientasi pada percepatan pembangunan daerah,” ujar Henry. (A-Red).