Notification

×

Iklan


Iklan



Pemko Medan Terapkan WFH Setiap Jumat, Pelayanan Publik Dipastikan Tetap Optimal

Kamis, 02 April 2026 Last Updated 2026-04-02T12:48:02Z


AyoMedan.com - Medan. Pemerintah Kota (Pemko) Medan menyatakan kesiapan penuh dalam menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) sesuai arahan pemerintah pusat. Meski sebagian aparatur sipil negara (ASN) bekerja dari rumah, pelayanan kepada masyarakat dipastikan tetap berjalan optimal.


Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan kebijakan tersebut telah dituangkan melalui surat edaran resmi dan akan diterapkan secara terbatas.


“Kita melaksanakan WFH satu hari, yaitu setiap hari Jumat di Kota Medan,” kata Rico Waas saat dikonfirmasi wartawan di Balai Kota Medan, Kamis (2/4/2026).


Dia menjelaskan, penerapan WFH hanya berlangsung satu hari dalam sepekan dan telah disesuaikan dengan kebutuhan organisasi. Seluruh jajaran Pemko Medan disebut telah siap menjalankan sistem kerja tersebut.


Pemko Medan juga memastikan kesiapan infrastruktur digital sebagai penunjang utama kerja jarak jauh, sehingga aktivitas administrasi tetap berjalan efektif tanpa hambatan berarti. 
Hal ini disampaikan Rico Waas didampingi Sekretaris Daerah, Wiriya Alrahman.


Meski WFH diberlakukan, sektor pelayanan langsung kepada masyarakat dipastikan tidak terdampak. Sejumlah instansi tetap diwajibkan hadir secara fisik, di antaranya layanan kesehatan, pendidikan, pemadam kebakaran, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).


Selain itu, pejabat struktural mulai dari eselon II, eselon III, camat hingga lurah juga tetap bekerja di kantor guna memastikan roda pemerintahan berjalan optimal.


Rico Waas pun mengimbau masyarakat agar tidak khawatir terhadap kualitas layanan publik selama kebijakan WFH berlangsung. Ia memastikan pengawasan kinerja ASN tetap dilakukan secara ketat.


“Jangan khawatir. Pelayanan tetap kami maksimalkan seperti biasa. Bahkan, ini menjadi momentum untuk mendorong kinerja yang lebih baik,” ujarnya.


Dengan skema tersebut, Pemko Medan berharap efisiensi kerja dapat meningkat tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. (A-Red)