Notification

×

Iklan


Iklan



Wali Kota Medan Tekankan Penataan Trotoar Humanis dan Estetis, Prioritaskan Kualitas dan Kebutuhan Kawasan

Jumat, 03 April 2026 Last Updated 2026-04-03T02:00:31Z


AyoMedan.com - Medan. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menekankan pentingnya perencanaan yang matang, humanis, serta memperhatikan aspek estetika dalam penataan trotoar di Kota Medan.


“Pembangunan Medan harus memiliki konsep yang benar. Sekali dibangun harus bertahan lama,” tegas Rico Waas saat memimpin rapat penataan trotoar di sejumlah lokasi, Kamis (2/4/2026), di rumah dinasnya.


Dalam arahannya, Rico Waas menegaskan bahwa desain trotoar tidak boleh dibuat seragam, melainkan harus disesuaikan dengan kondisi lapangan dan kebutuhan masing-masing kawasan.


“Perencanaan harus menyesuaikan kondisi di lapangan. Jangan dipaksakan sama semua, tetapi lihat per blok dan sesuaikan dengan kebutuhan masing-masing,” ujarnya di hadapan Sekda Kota 
Medan, Wiriya Alrahman., Plt Kepala Dinas SDABMBK, Ferri Ichsan., Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Melvi Marlabayana., serta Plt Kepala Dinas Perhubungan, Suriono.


a juga menekankan pentingnya peran perencana dalam menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan desain infrastruktur yang akan dibangun. Menurutnya, kualitas pembangunan trotoar di Kota Medan harus terus ditingkatkan.


“Jangan lagi kita bangun trotoar biasa. Skala Kota Medan harus naik, kualitasnya juga harus meningkat,” tegasnya.


Selain itu, Rico Waas meminta agar pembangunan trotoar memperhatikan berbagai aspek penting, seperti pemilihan material yang berkualitas, sistem drainase yang baik, pencahayaan yang memadai, serta aksesibilitas bagi penyandang disabilitas.


“Trotoar bukan sekadar jalur pejalan kaki, tetapi harus dilengkapi ruang hijau, penerangan, dan akses yang ramah untuk semua, termasuk penyandang disabilitas,” katanya.


Dia juga mengingatkan agar pelaksanaan pekerjaan tidak dilakukan secara terburu-buru tanpa perencanaan yang matang, karena dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat.


“Jangan sampai kita hanya menutup jalan tanpa perencanaan yang baik. Masyarakat bisa terganggu dan tidak nyaman,” ujarnya.


Rico Waas meminta seluruh pihak terkait untuk merancang setiap titik pekerjaan secara detail, termasuk mempertimbangkan kondisi jalan yang sempit serta kebutuhan ruang parkir.


“Semua harus direncanakan secara detail dan disesuaikan dengan kondisi lapangan. Intinya, kita ingin hasil yang terbaik dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.


Adapun sejumlah ruas jalan yang direncanakan akan dilakukan penataan trotoar meliputi Jalan HM Yamin, Jalan Zainul Arifin, Jalan Juanda, Jalan Monginsidi, Jalan Setia Budi, Jalan Masjid Raya hingga Jalan Mahkamah, serta Jalan Brigjen Katamso di kawasan Masjid Raya Al Mashun dan Istana Maimun. (A-Red)