Notification

×

Iklan


Iklan



Berobat ke Luar Negeri, Rico Waas Pastikan Tak Gunakan Dana APBD dan Sudah Lapor Mendagri

Minggu, 17 Mei 2026 Last Updated 2026-05-17T09:23:20Z


AyoMedan.com - MEDAN. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan keberangkatannya ke luar negeri untuk menjalani pengobatan telah dilaporkan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).


Hal itu disampaikan Rico Waas saat menjawab pertanyaan wartawan melalui sambungan seluler, Minggu (17/5/2026).


“Benar, saya sedang berada di luar negeri untuk menjalani pengobatan. Jauh-jauh hari saya sudah merencanakan berobat, namun belum mendapatkan waktu yang tepat. Kebetulan saat ini ada waktu libur, sehingga saya berangkat dan sebelumnya sudah melapor kepada Mendagri terkait agenda tersebut,” ujarnya.


Rico juga menepis anggapan bahwa perjalanan tersebut menggunakan anggaran pemerintah daerah. Ia memastikan seluruh biaya pengobatan maupun perjalanan ditanggung secara pribadi.


“Perjalanan ini tidak menggunakan dana APBD dan sepenuhnya menggunakan dana pribadi,” tegasnya.


Politisi muda dari Partai NasDem itu menjelaskan, keberangkatannya ke luar negeri bertujuan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan sekaligus mengambil obat-obatan yang sebelumnya rutin dikonsumsi dan telah habis.


“Saya ke luar negeri memang khusus untuk berobat sekaligus mengambil obat yang sudah habis saya konsumsi. Untuk itu saya mohon maaf kepada masyarakat,” katanya.


Meski tengah menjalani pengobatan, Rico mengaku tetap memantau perkembangan dan kondisi Kota Medan melalui koordinasi intensif dengan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk camat, lurah hingga kepala lingkungan (kepling).


“Selama menjalani pengobatan, saya tetap memonitor kondisi Kota Medan dan meminta seluruh pimpinan OPD terus berkomunikasi serta berkoordinasi terkait perkembangan di tengah masyarakat,” ujarnya.


Rico juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Medan dalam mendukung berbagai program strategis nasional yang berjalan di ibu kota Provinsi Sumatera Utara tersebut.


“Kami menyadari dibutuhkan sinergi dan koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” dipungkasinya. (A-Red)