Notification

×

Iklan


Iklan



Ketua PD Permabudhi Sumut Hadiri Tri Suci Waisak 2570 TB/2026, Ajak Masyarakat Perkuat Toleransi dan Lestarikan Budaya

Minggu, 10 Mei 2026 Last Updated 2026-05-10T09:28:32Z


AyoMedan.com - MEDAN. Ketua PD Permabudhi Sumatera Utara, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B., bersama jajaran pengurus menghadiri perayaan Tri Suci Waisak 2570 TB/2026 dan Festival Seni Budaya Buddhis 2026 yang digelar di Lantai 3A Centre Point Mall Medan, Minggu (10/5/2026).


Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut dihadiri ribuan tamu undangan dan masyarakat dari berbagai kalangan. Selain menjadi perayaan keagamaan, festival ini juga menjadi wadah mempererat persaudaraan serta memperkuat nilai-nilai toleransi, cinta kasih, dan keharmonisan di tengah masyarakat yang majemuk.


Dalam sambutan Ketua PD Permabudhi Sumatera Utara yang disampaikan Wakil Ketua PD Permabudhi Sumut, Budi Malem, ditegaskan bahwa seni dan budaya memiliki peran penting sebagai jembatan pemersatu antarumat dan penguat semangat kebangsaan.


“Festival Seni Budaya Buddhis ini bukan hanya menjadi ajang pertunjukan seni dan budaya, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, menanamkan nilai-nilai kebajikan, toleransi, cinta kasih, dan keharmonisan di tengah masyarakat yang majemuk. Seni dan budaya merupakan warisan luhur yang mampu menjadi jembatan pemersatu antarumat serta memperkuat semangat kebangsaan,” ujarnya.


Pada kesempatan itu, Wong Chun Sen yang juga Ketua DPRD kota Medan menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada PC Permabudhi Medan yang diketuai Otto selaku panitia pelaksana, serta Fa Hua Exhibition (Yayasan Karya Lestari Budaya) sebagai penyelenggara kegiatan.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara, khususnya Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara dan Centre Point Medan.


Wong berharap melalui kegiatan tersebut masyarakat semakin mengenal nilai-nilai Buddhis yang universal, damai, penuh kasih, dan menjunjung tinggi kehidupan harmonis.


“Semoga festival ini menjadi ruang edukasi, sumber inspirasi, serta mampu memperkaya khazanah budaya di Kota Medan dan Sumatera Utara,” katanya.


Wong juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan relawan yang telah bekerja keras menyukseskan acara tersebut.


“Semoga segala usaha dan kebajikan yang dilakukan menjadi ladang pahala dan membawa manfaat bagi banyak orang,” ungkapnya.


Menutup sambutannya, Wong Chun Sen Tarigan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan melestarikan seni budaya bangsa sebagai bagian dari identitas dan kekayaan Indonesia.


“Dengan mengucapkan Namo Buddhāya, Festival Seni Budaya Buddhis 2026 secara resmi kita sambut. Semoga kegiatan ini berjalan sukses dan membawa manfaat bagi masyarakat luas,” tutupnya. (A-Red)