Notification

×

Iklan


Iklan



Medan Diproyeksikan Jadi Kota Metropolitan Berbasis Teknologi, Rico Waas Dorong Inovasi untuk Layanan Publik

Jumat, 15 Mei 2026 Last Updated 2026-05-14T23:29:40Z


AyoMedan.com - MEDAN. Kota Medan dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi kota metropolitan berbasis teknologi. Sebagai kota multikultural dan miniatur Indonesia, Medan dinilai strategis dalam mendukung berbagai program pembangunan nasional berbasis inovasi dan digitalisasi.


Hal tersebut disampaikan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas saat menerima audiensi Direktur Eksekutif sekaligus Sekretaris Dewan Pengurus APEKSI, Alwis Rustam bersama jajaran Pijar Foundation di Balai Kota Medan, Rabu (13/5/2026).


Dalam pertemuan itu, Rico Waas menegaskan bahwa Kota Medan terus berkembang dengan berbagai potensi yang dimiliki. Karena itu, penerapan inovasi dan teknologi dinilai menjadi kebutuhan penting untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan kota.


Menurutnya, posisi Medan sebagai pintu gerbang wilayah barat Indonesia menjadikan kota ini strategis dalam pelaksanaan sejumlah program nasional.


“Misalnya pembangunan SPPG yang ditargetkan sebanyak 255 unit untuk menjangkau sekitar 700 ribu anak,” ujar Rico Waas.


Selain itu, Medan juga dipilih sebagai lokasi pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) serta pengembangan sistem transportasi Bus Rapid Transit (BRT).


“Inovasi bukan lagi pilihan, tetapi sudah menjadi keharusan. Teknologi harus diintegrasikan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.


Terkait persoalan banjir, Rico Waas menjelaskan terdapat dua faktor utama penyebab banjir di Kota Medan, yakni banjir kiriman dari wilayah hulu dan banjir rob akibat pasang air laut.


Untuk itu, Pemko Medan mendorong peningkatan kesiapsiagaan mandiri masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.


“Dengan kondisi tersebut, kami mendorong adanya self emergency atau kesiapsiagaan mandiri di tengah masyarakat,” ucapnya.


Sementara itu, Alwis Rustam menyampaikan bahwa Kota Medan bersama Kota Malang telah dipilih sebagai daerah percontohan dalam program yang dijalankan Pijar Foundation.


Menambahkan hal tersebut, Direktur Inovasi Pijar Foundation, Cynthia Krisanti, memaparkan sejumlah inovasi yang akan diterapkan di Medan.


“Kami memiliki berbagai inovasi teknologi di sektor kesehatan, iklim, kebencanaan, layanan lansia hingga ketahanan pangan,” jelas Cynthia.


Dengan integrasi teknologi dalam berbagai program strategis, Medan diharapkan tidak hanya berkembang secara fisik, tetapi juga menjadi kota yang lebih cerdas, tangguh, dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (A-Red)