AyoMedan.com - MEDAN. Anggota DPRD Kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung, melaksanakan kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) bersama masyarakat di Jalan Karya Masjid, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Sabtu (20/6/2026) pukul 14.30 WIB.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Lurah Sei Agul, Ade Kurniawan, Kasitrantib Kecamatan Medan Barat, Abdul Hamid, Kepala Lingkungan VIII, serta ratusan masyarakat setempat.
Dalam pemaparannya, Dame Duma menjelaskan bahwa wawasan kebangsaan merupakan fondasi penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurutnya, Indonesia yang memiliki keberagaman suku, budaya, agama, serta wilayah kepulauan yang luas harus terus dipersatukan dengan nilai-nilai Pancasila.
“Wawasan kebangsaan memiliki empat pilar utama, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tanpa pemahaman dan pengamalan nilai-nilai tersebut, persatuan bangsa bisa terancam,” ujarnya.
Politikus Partai Gerindra ini mencontohkan, runtuhnya negara Uni Soviet sebagai pelajaran bahwa negara besar pun dapat terpecah apabila tidak memiliki persatuan yang kuat. Karena itu, ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjaga kecintaan terhadap tanah air dan tidak mudah terpengaruh informasi yang dapat memecah belah bangsa.
“Cintailah negara dan hormati pemimpin kita. Namun sebagai warga negara, kita juga harus berpikir kritis, menyampaikan pendapat dengan cara yang baik dan menyaring setiap informasi yang diterima,” katanya.
Dame Duma juga menyinggung pentingnya kesadaran masyarakat dalam mendukung berbagai upaya pemerintah dalam membangun bangsa, termasuk pemberantasan korupsi dan perbaikan sistem pelayanan publik.
Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan perhatian khusus kepada generasi muda agar menjauhi perilaku negatif yang dapat merusak masa depan.
“Jauhi narkoba, perjudian online, dan pergaulan yang dapat merugikan diri sendiri. Kalian adalah generasi penerus bangsa yang akan menentukan masa depan Indonesia,” pesannya.
Duma juga mengingatkan para orang tua agar terus mengawasi aktivitas anak-anak mereka dan mengarahkan mereka kepada kegiatan yang positif.
Pada sesi dialog, Dira seorang warga Jalan Karya Masjid menyampaikan keluhan terkait seringnya pemadaman listrik di lingkungan mereka yang dalam sepekan bisa terjadi hingga tiga kali.
Menanggapi keluhan tersebut, Dame Duma menjelaskan bahwa gangguan listrik beberapa waktu lalu berkaitan dengan masalah pada jaringan transmisi listrik di wilayah Sumatera, termasuk robohnya sejumlah menara Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) di Kabupaten Serdang Bedagai.
Menurut informasi yang diterimanya dari pihak PLN, perbaikan jaringan telah dilakukan dan kondisi sistem kelistrikan Sumatera telah kembali normal. Ia meminta warga menyampaikan lokasi apabila masih terjadi pemadaman agar dapat diteruskan kepada pihak terkait.
Sementara itu, warga Gang Ikhlas bernama Baruna mempertanyakan pelayanan berobat menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Kota Medan.
Menjawab hal tersebut, Dame Duma memastikan bahwa masyarakat Kota Medan yang telah terdaftar dalam program Universal Health Coverage (UHC) dapat memperoleh pelayanan kesehatan dengan menggunakan KTP tanpa dikenakan biaya.
“Yang penting bapak merupakan warga Kota Medan dan memenuhi persyaratan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku,” dipungkasinya. (A-Red)