AyoMedan.com – MEDAN. Komitmen mempercepat penanganan banjir di kawasan bawah Jalan Tol Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung, terus menjadi perhatian Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Zulkarnaen, S.K.M.
Sebagai tindak lanjut hasil audiensi pada 27 April 2026 lalu, Zulkarnaen kembali menggelar rapat koordinasi bersama organisasi perangkat daerah (OPD) dan para pemangku kepentingan terkait, Senin (29/6/2026).
Audiensi yang berlangsung di Ruang Rapat Badan Musyawarah DPRD Kota Medan tersebut difokuskan untuk mengevaluasi perkembangan penanganan banjir yang selama ini kerap terjadi di bawah Jalan Tol Bandar Selamat, Kelurahan Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung.
Dalam pertemuan itu, dibahas sejumlah langkah strategis yang telah dilakukan masing-masing instansi, sekaligus mengidentifikasi kendala yang masih dihadapi agar proses penanggulangan banjir dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
"Selain mengevaluasi progres penanganan banjir, rapat juga membahas perkembangan proses pembebasan lahan yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan kolam retensi," ucap Zulkarnaen.
Menurut Politikus Partai Gerindra ini, infrastruktur tersebut diharapkan menjadi salah satu solusi jangka panjang untuk mengurangi genangan air di kawasan Bandar Selamat dan sekitarnya, terutama saat curah hujan tinggi.
"Melalui rapat koordinasi ini, DPRD Kota Medan mendorong seluruh OPD dan stakeholder terkait agar terus memperkuat sinergi, mempercepat penyelesaian tahapan administrasi maupun teknis, sehingga program pengendalian banjir dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat," tegasnya.
Audiensi itu dihadiri perwakilan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kota Medan, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan, Camat Medan Tembung, Lurah Tembung, serta Lurah Bandar Selamat.
Rapat koordinasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan DPRD Kota Medan dalam mengawal penyelesaian persoalan banjir yang telah lama dikeluhkan warga di kawasan Medan Tembung.
"Dengan harapan solusi yang direncanakan dapat segera direalisasikan melalui kolaborasi seluruh pihak terkait," tutup Zulkarnaen. (A-Red)