Notification

×

Iklan


Iklan



Jejak Abadi 98 Wali Kota Terukir di Prasasti Kota Medan Tangguh, Perkuat Ikatan Antar Kota se-Indonesia

Kamis, 02 Juli 2026 Last Updated 2026-07-02T11:44:52Z

AyoMedan.com - MEDAN. Sebanyak 98 nama wali kota dari seluruh Indonesia resmi terukir dalam Prasasti Kota Tangguh yang diresmikan di Taman Hutan Kota Cadika, Kamis (2/7/2026). 

Monumen ini menjadi simbol sinergi, persatuan, dan komitmen bersama pemerintah kota dalam membangun Indonesia yang semakin tangguh.

Peresmian prasasti dirangkaikan dengan penanaman 120 bibit pohon sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus meninggalkan warisan hijau bagi generasi mendatang.

Prasasti setinggi 2,5 meter dengan lebar 2 meter tersebut diresmikan melalui penandatanganan dan pemotongan pita oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas selaku tuan rumah Rakernas XVIII APEKSI, bersama Ketua Dewan Pengurus APEKSI yang juga Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

Keunikan prasasti itu terletak pada ukiran nama 98 wali kota dari berbagai daerah di Indonesia sebagai penanda kebersamaan mereka dalam Rakernas APEKSI XVIII di Kota Medan.

"Ini menandakan Bapak dan Ibu semua telah hadir di Kota Medan dan menanamkan benih kebaikan untuk anak cucu kita. Insya Allah, nama Bapak dan Ibu akan selalu ada di sini," ujar Rico Waas.

Menurut Rico Waas, Prasasti Kota Tangguh diharapkan menjadi pengingat bahwa seluruh pemerintah kota di Indonesia memiliki semangat yang sama dalam memperkuat kolaborasi, menghadirkan pelayanan terbaik, dan membangun bangsa.

"Kita satu bangsa, satu negara, satu Indonesia. Mudah-mudahan kita terus saling menguatkan," katanya.

Dia juga berharap para wali kota dapat kembali mengunjungi Medan pada masa mendatang untuk mengenang kebersamaan sekaligus melihat pohon-pohon yang ditanam tumbuh rindang sebagai simbol persahabatan antarkota.

Peresmian tersebut turut dihadiri Direktur Eksekutif APEKSI, Alwis Rustam, Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, serta Sekretaris Daerah Kota Medan, Wiriya Alrahman.

Adapun sebanyak 120 bibit pohon yang ditanam terdiri atas 23 pohon kenanga, 20 pohon tabebuya pink, 15 pohon rambutan, 20 pohon mangga, 15 pohon duku, 15 pohon jambu bol, dan 12 pohon trembesi. 

Penanaman ini menjadi simbol komitmen bersama pemerintah kota untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat makna kebersamaan yang terukir dalam Prasasti Kota Tangguh. (A-Red)