Notification

×

Iklan


Iklan



Lewat Wasbang, Dame Duma Ajak Generasi Muda Berani Berkarya dan Jauhi Narkoba serta Geng Motor

Sabtu, 11 Juli 2026 Last Updated 2026-07-11T09:49:07Z


AyoMedan.com - MEDAN. Anggota DPRD Kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung, menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di Jalan Tanjung, halaman SD Negeri 066046, Kelurahan Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia, Sabtu (11/7/2026) pukul 14.30 WIB.

Kegiatan yang diikuti ratusan warga, tokoh masyarakat, serta kalangan remaja tersebut menjadi wadah untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila sekaligus membangun karakter generasi muda agar terhindar dari berbagai pengaruh negatif di tengah perkembangan zaman.

Dalam pemaparannya, Dame Duma mengajak para remaja untuk memiliki keberanian menyampaikan ide, gagasan, dan cita-cita demi masa depan yang lebih baik.

"Jangan takut dan jangan malu untuk menyampaikan ide-ide yang baik. Anak-anak muda harus berani berinisiatif dan menunjukkan kemampuan yang dimiliki. Dari keberanian itulah akan lahir generasi yang mampu membawa perubahan positif," ujarnya.

Dia mengungkapkan keprihatinannya terhadap semakin lunturnya nilai-nilai moral di kalangan generasi muda. Menurutnya, pembinaan karakter harus menjadi perhatian bersama, baik oleh keluarga, sekolah, maupun lingkungan masyarakat.

Dewan yang duduk di Komisi IV DPRD Medan tersebut menilai pendidikan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab guru, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari para orang tua. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun kedisiplinan dan etika anak sejak dini.

Dame Duma juga mendorong agar lingkungan memiliki lebih banyak kegiatan positif bagi kalangan remaja, seperti pembentukan komunitas kepemudaan, kegiatan olahraga, wisata edukatif, pelatihan keterampilan, hingga aktivitas sosial yang mampu mengembangkan potensi generasi muda.

Menurut Politikus Partai Gerindra ini, kegiatan positif menjadi salah satu cara efektif untuk mencegah remaja terjerumus dalam pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, maupun aksi geng motor yang belakangan masih menjadi ancaman di Kota Medan.

Ia turut mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama pada malam hari, agar tidak berkeliaran hingga larut malam.

"Saya berharap anak-anak sudah berada di rumah pada malam hari. Pengawasan dari keluarga sangat penting agar mereka terhindar dari pengaruh lingkungan yang negatif," katanya.

Sementara itu, perwakilan Kecamatan Medan Helvetia, Supriadi Lubis, mengajak generasi muda mengubah pola pikir dalam mempersiapkan masa depan. Menurutnya, kesuksesan tidak hanya diraih dengan menjadi pegawai negeri atau bekerja di perusahaan besar.

Dia mencontohkan berbagai peluang usaha yang kini terbuka luas, seperti menjadi petani milenial melalui sistem hidroponik, berwirausaha, hingga memanfaatkan teknologi digital sebagai sumber penghasilan.

"Gunakan gadget untuk hal-hal yang positif. Banyak ilmu yang bisa dipelajari melalui internet, mulai dari pertanian, perbengkelan, hingga bisnis digital. Jangan sampai justru digunakan untuk aktivitas yang merugikan seperti perjudian online," ujarnya.

Supriadi juga mendorong para pemuda agar aktif menyampaikan kebutuhan maupun usulan kegiatan kepada anggota DPRD maupun pemerintah setempat sehingga dapat difasilitasi melalui program pembinaan kepemudaan.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Dame Duma menegaskan dirinya memang ingin lebih banyak berdialog langsung dengan kalangan remaja. Selama ini, kata dia, sebagian besar aspirasi yang diterimanya berasal dari orang tua terkait persoalan kesehatan, pendidikan, hingga administrasi kependudukan.

Namun, ia menilai persoalan generasi muda juga harus menjadi perhatian serius karena berkaitan dengan masa depan bangsa.

"Saya ingin mengetahui langsung apa yang menjadi keluhan anak-anak muda. Kenapa mereka bisa terlibat kenakalan remaja, narkoba, atau pergaulan bebas. Kalau sudah terjerumus narkoba, dampaknya sangat besar, bukan hanya bagi dirinya tetapi juga keluarganya. Karena itu mereka harus kita bina sejak sekarang," tegasnya.

Kegiatan Wasbang tersebut berlangsung interaktif dengan sesi dialog antara peserta dan narasumber. Warga juga menyampaikan sejumlah aspirasi terkait pembinaan kepemudaan, pendidikan karakter, serta peningkatan kegiatan positif di lingkungan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kecamatan Medan Helvetia, Supriadi Lubis, mewakili Kelurahan Helvetia Tengah Fernando, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga Kelurahan Helvetia Tengah. (A-Red)