Notification

×

Iklan


Iklan



Harga Ayam dan Bumbu Dapur Naik, Pemko Medan Siapkan Intervensi dan Gelar Pasar Murah

Kamis, 27 Agustus 2026 Last Updated 2026-08-27T15:35:19Z


AyoMedan.com - MEDAN. Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok mendapat perhatian serius Pemerintah Kota (Pemko) Medan. Menindaklanjuti keluhan masyarakat, Pemko Medan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar untuk memantau langsung perkembangan harga dan ketersediaan bahan pangan, khususnya ayam, cabai, dan bawang, Kamis (27/8/2026).

Sidak dilakukan atas arahan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap. Pemko Medan melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Kota Medan Citra Effendi Capah turun langsung ke Pasar Petisah dan Pasar Sei Sikambing.

Dalam kegiatan tersebut, Citra didampingi Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (KUKM Perindag) Hendra Ridho Siregar, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Ahmad Untung Lubis serta Direktur Utama PUD Pasar Anggia Ramadhan.

Berdasarkan hasil pemantauan, harga ayam saat ini berada di kisaran Rp50 ribu per kilogram. 
Kenaikan tersebut antara lain dipengaruhi berkurangnya pasokan ayam yang masuk ke pasar.

Kondisi tersebut turut dirasakan para pedagang. Maryuni, salah seorang pedagang, berharap harga ayam kembali stabil sehingga tidak terlalu membebani masyarakat.

Ia berharap harga ayam dapat kembali berada di kisaran Rp35 ribu per kilogram. Menurutnya, kenaikan harga mulai terasa seiring kembali aktifnya kegiatan sekolah yang turut meningkatkan kebutuhan masyarakat.

Selain ayam, sejumlah komoditas bumbu dapur juga mengalami kenaikan. Harga cabai rawit terpantau sekitar Rp65 ribu per kilogram, sedangkan di kawasan Petisah berada di kisaran Rp60 ribu per kilogram. Sementara harga cabai merah sekitar Rp45 ribu per kilogram.

Untuk komoditas lainnya, harga bawang putih sekitar Rp34 ribu per kilogram, tomat Rp18 ribu per kilogram, dan bawang merah sekitar Rp36 ribu per kilogram.

Kenaikan sejumlah komoditas pangan tersebut menjadi perhatian Pemko Medan karena berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat. Terlebih, kebutuhan pangan merupakan kebutuhan harian yang harus dipenuhi masyarakat.

Asisten Ekbang Setda Kota Medan Citra Effendi Capah mengatakan, Pemko Medan akan mengambil sejumlah langkah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan pasokan kebutuhan pokok di pasar.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni berkoordinasi dan menemui para pemasok guna mengetahui kondisi pasokan secara langsung serta faktor yang menyebabkan berkurangnya pasokan sejumlah komoditas.

"Langkah-langkahnya akan kami jumpai pemasoknya," ujar Citra.

Pemko Medan juga menyiapkan langkah intervensi terhadap sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga, terutama cabai. Upaya tersebut dilakukan agar harga tetap terjangkau masyarakat.

Sementara untuk komoditas ayam, Pemko Medan akan berkoordinasi dengan Rumah Potong Hewan (RPH) untuk memastikan ketersediaan pasokan sekaligus mencari solusi terhadap kenaikan harga yang terjadi di pasar.

Selain itu, pengendalian harga akan diperkuat melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Pasar Murah. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjadi salah satu upaya pemerintah menjaga stabilitas harga pangan.

"Kami akan menggelar GPM dan Pasar Murah. Kita pastikan barang komoditas tersebut ada di pasar," kata Citra.

Citra menegaskan, sidak dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan agar perkembangan harga kebutuhan pokok dipantau secara langsung serta langkah penanganan segera dilakukan apabila ditemukan kenaikan harga yang berpotensi membebani masyarakat.

"Sidak ini sesuai arahan Pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Masyarakat banyak yang mengeluh harga. Jadi kita ingin mengetahui secara langsung," ujarnya.

Pemko Medan memastikan pemantauan harga tidak berhenti pada pengecekan di tingkat pedagang. Pemerintah juga akan menelusuri rantai pasok, mulai dari pemasok hingga pedagang, untuk mengetahui faktor yang memengaruhi kenaikan harga.

Melalui berbagai langkah tersebut, Pemko Medan berharap pasokan kebutuhan pokok tetap tersedia dan harga kembali stabil, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga serta masyarakat tidak semakin terbebani oleh kenaikan harga pangan. (A-Red)