AyoMedan.com - TANAH KARO. Di tengah kesiapsiagaan menghadapi perkembangan situasi Gunung Sinabung, personel Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat kehadiran di tengah masyarakat, khususnya di Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo.
Selama pelaksanaan tugas pada Senin hingga Selasa, 31 Agustus hingga 1 September 2026, personel Brimob tidak hanya menjalankan tugas kesiapsiagaan dan kemanusiaan, tetapi juga menyempatkan diri berbaur serta membangun komunikasi dengan masyarakat.
Dalam suasana penuh keakraban, personel Brimob duduk bersama warga, menyapa, mendengarkan berbagai cerita, serta berbincang mengenai kondisi dan situasi yang dirasakan masyarakat di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap aktivitas Gunung Sinabung.
Kehadiran itu menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan antara aparat dan masyarakat. Bagi personel Brimob, tugas kemanusiaan tidak semata-mata berkaitan dengan kesiapan menghadapi kondisi darurat, tetapi juga bagaimana memberikan rasa aman melalui komunikasi dan kepedulian secara langsung.
Danki Penugasan BKO Polres Tanah Karo, Iptu Binner Sitorus, S.H., bersama personel yang bertugas terus memastikan kesiapsiagaan di sejumlah titik.
Di sela pelaksanaan tugas tersebut, personel juga aktif menjalin komunikasi dengan warga untuk mengetahui kondisi serta kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Dansat Brimob Polda Sumut, Kombes Pol. M. Rendra Salipu, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa keberadaan personel Brimob di Tanah Karo bukan hanya untuk menjalankan tugas pengamanan dan kesiapsiagaan, tetapi juga mendampingi masyarakat.
“Personel kami yang berada di Tanah Karo siap hadir dan menemani masyarakat. Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa mereka tidak sendiri. Brimob akan selalu berupaya hadir, mendengarkan, serta memberikan rasa aman dan ketenangan kepada masyarakat,” ujar Rendra.
Menurutnya, komunikasi langsung dengan masyarakat merupakan bagian penting dari semangat pengabdian Brimob dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
"Kehadiran aparat di tengah masyarakat tidak selalu harus diwujudkan dalam tindakan saat keadaan darurat. Sapaan, percakapan sederhana, hingga kesediaan mendengarkan keluh kesah warga juga menjadi bentuk kepedulian yang dapat memberikan dukungan moral di tengah situasi penuh kewaspadaan," ucap Kombes Pol M. Rendra.
Dengan semangat tersebut, personel Brimob Polda Sumut akan terus menjalankan tugas di Tanah Karo dengan mengedepankan kesiapsiagaan, kepedulian dan komunikasi bersama masyarakat.
Di tengah kewaspadaan terhadap perkembangan Gunung Sinabung, Brimob memastikan kehadirannya bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat yang siap menemani, mendengarkan dan memberikan bantuan ketika dibutuhkan.
"Brimob hadir untuk menjaga, melayani dan menguatkan masyarakat Tanah Karo," pungkas Dansat Rendra. (A-Red)