Notification

×

Iklan


Iklan



Kota Medan Raih IMT-GT Green City Award, Rico Waas Terima Penghargaan dari Mendagri

Kamis, 10 September 2026 Last Updated 2026-09-10T09:29:33Z

AyoMedan.com - MEDAN. Kota Medan kembali meraih penghargaan di masa kepemimpinan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap. Kali ini, Medan menerima IMT-GT Green City Award kategori Gold Circular Economy and Resource Efficiency.

Penghargaan tersebut diterima langsung Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Muhammad Tito Karnavian pada Gala Dinner 32nd IMT-GT Ministerial Meeting and Related Meetings di JW Marriott Hotel Medan, Rabu (9/9/2026) malam.

Penghargaan ini menjadi apresiasi atas upaya Pemko Medan dalam mendorong pembangunan kota yang lebih inklusif, hijau, serta tangguh terhadap perubahan iklim, sekaligus memperkuat pengelolaan lingkungan, persampahan, ekonomi sirkular, dan efisiensi sumber daya.

Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand, di antaranya Mendagri Tito Karnavian, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, Menteri Ekonomi Malaysia Akmal Nasrullah, Gubernur Perlis Abu Bakar Hamzah, serta Wakil Menteri Dalam Negeri Thailand Sasithorn Palattadej.

Dalam sambutannya, Tito Karnavian menegaskan kerja sama Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) harus menghasilkan program dan proyek konkret yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“IMT-GT tidak boleh hanya menjadi forum untuk berdialog dan berdiskusi, tetapi harus menjadi sebuah platform yang menghasilkan program dan proyek yang konkret, terukur, serta memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar Tito.

Tito menyebut 10 provinsi di Sumatera yang tergabung dalam IMT-GT memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan. Kedekatan geografis Indonesia, Malaysia, dan Thailand dinilai menjadi modal penting dalam meningkatkan konektivitas, investasi, dan daya saing regional.

Sementara itu, Rico Waas berharap forum IMT-GT melahirkan langkah konkret, mulai dari pengurangan hambatan lintas batas, realisasi investasi, hingga peningkatan nilai tambah ekonomi.

Menurutnya, kerja sama IMT-GT harus diarahkan pada pembangunan kawasan yang terintegrasi, kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan. Agenda tersebut mencakup pengelolaan sampah, ekonomi sirkular, mobilitas rendah karbon, efisiensi energi, serta penguatan ketahanan terhadap banjir.

“Pembahasan Chief Ministers’ and Governors’ Forum (CMGF) ini menegaskan perlunya IMT-GT bergerak dari agenda kerja sama menuju implementasi yang terukur dan berdampak,” ujar Rico.

Ia menambahkan, Sumatera Utara khususnya Kota Medan siap memperkuat perannya melalui penyelarasan prioritas, penyiapan proyek investasi, dan kolaborasi lintas sektor.

"Guna meningkatkan konektivitas serta nilai tambah komoditas di pasar regional," pungkas Rico Waas. (A-Red)