Notification

×

Iklan


Iklan



Rico Waas Atensi Pemasangan U-Ditch 714 Meter di Jalan Bhayangkara, Tiang Listrik Jadi Kendala

Rabu, 30 September 2026 Last Updated 2026-09-29T23:30:23Z



AyoMedan.com - MEDAN. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberi perhatian khusus terhadap pembangunan drainase menggunakan metode U-Ditch sepanjang 714 meter di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung.

Perhatian tersebut diberikan karena dalam proses pembangunan ditemukan sejumlah titik tiang listrik yang berada di jalur drainase. Kondisi ini membutuhkan penanganan dan koordinasi dengan pihak PLN agar pembangunan U-Ditch dapat berjalan optimal tanpa mengganggu jaringan kelistrikan.

Hal itu disampaikan Rico Waas saat meninjau langsung pembangunan drainase di Jalan Bhayangkara, Selasa (29/9) sore. Sebelumnya, Wali Kota juga meninjau pembangunan drainase di Jalan Makmur, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat.

Dalam peninjauan tersebut, Rico Waas didampingi Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan Khairul Azmi, Camat Medan Barat dan Camat Medan Tembung serta tim pelaksana pembangunan drainase.

Rico terlihat memantau secara langsung proses pemasangan U-Ditch sekaligus memastikan pekerjaan di lapangan dilakukan sesuai perencanaan. Ia juga meminta persoalan teknis yang berpotensi menghambat pembangunan segera dikoordinasikan dan diselesaikan.

"Kenapa saya atensi, sebab di Jalan Bhayangkara ini terdapat titik-titik tiang listrik berada di drainase yang akan dikerjakan. Sehingga diperlukan koordinasi dengan pihak PLN agar dapat menggeser tiang listrik tersebut, sehingga U-Ditch dapat dipasang dengan baik," ujar Rico kepada wartawan.

Menurut Rico, keberadaan tiang listrik pada jalur drainase tidak boleh dibiarkan menjadi hambatan dalam pembangunan. Karena itu, koordinasi antarpihak diperlukan agar pekerjaan dapat tetap berjalan sekaligus menjamin keamanan jaringan listrik dan konstruksi drainase.

Selain persoalan teknis tersebut, Rico menekankan pentingnya kualitas pekerjaan. Ia meminta pemasangan U-Ditch dilakukan secara baik dan tepat sehingga mampu meningkatkan fungsi drainase dalam mengalirkan air, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.

Rico mengatakan, pembangunan drainase ini merupakan salah satu upaya Pemko Medan untuk mengatasi persoalan genangan yang selama ini terjadi di kawasan Jalan Bhayangkara.

"Karena menurut laporan yang saya terima, apabila hujan satu jam dengan intensitas tinggi, Jalan Bhayangkara ini banjir. Untuk itu setelah normalisasi drainase, dampak banjir terhadap warga dapat teratasi," katanya.

Ia berharap pembangunan drainase sepanjang 714 meter tersebut memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Tidak hanya memperlancar aliran air, keberadaan drainase yang berfungsi optimal juga diharapkan dapat mengurangi genangan yang mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan.

Rico menegaskan, pembangunan infrastruktur drainase harus benar-benar menjawab persoalan yang terjadi di lapangan. Karena itu, pengawasan selama proses pengerjaan menjadi bagian penting agar hasil pembangunan dapat berfungsi maksimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Pemko Medan, lanjutnya, akan terus memantau pekerjaan infrastruktur yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat, termasuk pembangunan dan normalisasi drainase di sejumlah titik yang selama ini rawan mengalami genangan.

Dengan pembangunan U-Ditch tersebut, Pemko Medan berharap persoalan banjir dan genangan di Jalan Bhayangkara dapat dikurangi, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi. (A-Red)