Notification

×

Iklan


Iklan



Rico Waas: Pergantian Pimpinan DPRD Medan Harus Perkuat Sinergi dan Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

Selasa, 01 September 2026 Last Updated 2026-09-01T06:05:05Z


AyoMedan.com - MEDAN. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dalam rangka peresmian pemberhentian dan pengangkatan pengganti pimpinan DPRD Kota Medan masa jabatan 2024-2029, Selasa (1/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Rico menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Medan, pimpinan dan anggota DPRD Medan, para konsul negara sahabat, pimpinan perangkat daerah, camat dan lurah, pimpinan partai politik, KPU dan Bawaslu Kota Medan, akademisi, organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, tokoh agama, tokoh adat serta tokoh masyarakat yang hadir.

Rico mengatakan, pergantian pimpinan DPRD merupakan bagian dari dinamika kelembagaan. Namun, hal yang lebih penting adalah memastikan proses tersebut tetap menjaga kesinambungan tugas dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah masyarakat.

"Atas nama Pemerintah Kota Medan, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Bapak H. Rajudin Sagala, S.Pd.I., yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Medan, atas pengabdian dan kontribusi yang telah diberikan selama menjalankan amanah," ujar Rico.

Rico juga menyampaikan ucapan selamat kepada Hj. Sri Rezeki, A.Md., yang resmi diangkat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Medan.

"Saya mengucapkan selamat kepada ibu Sri Rezeki atas amanah baru yang diemban. Amanah ini tentu bukan sekadar kedudukan, tetapi tanggung jawab besar sebagai bagian dari unsur pimpinan DPRD," katanya.

Menurut Rico, pimpinan dan seluruh anggota DPRD Medan diharapkan dapat terus memperkuat pelaksanaan tiga fungsi utama DPRD, yakni legislasi, penganggaran dan pengawasan.

Fungsi tersebut, lanjutnya, harus diarahkan untuk menghasilkan kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, mendukung prioritas pembangunan, serta memastikan pelaksanaan program dan pelayanan publik berjalan efektif, transparan dan akuntabel.

"Pembentukan peraturan daerah harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan mendukung prioritas pembangunan. Demikian juga fungsi pengawasan harus memastikan program pemerintah dan pelayanan publik berjalan efektif, transparan dan akuntabel," jelasnya.

Rico menambahkan, pembangunan Kota Medan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga harus mampu menjangkau masyarakat di wilayah pinggiran serta memberikan perhatian kepada kelompok rentan, termasuk lansia, penyandang disabilitas dan anak-anak.

Ia berharap Kota Medan dapat terus berkembang sebagai kota megapolitan yang modern dengan tetap mempersiapkan generasi penerus yang sehat, cerdas dan kompetitif.

Karena itu, Rico mengajak seluruh anggota DPRD untuk terus menghadirkan pemikiran inovatif dan kritis dalam menjalankan tugas kelembagaan, termasuk mengoptimalkan fungsi alat kelengkapan dewan serta memperkuat akses pengaduan masyarakat.

"Pemerintah Kota Medan dan DPRD Kota Medan memiliki tujuan yang sama, yaitu menghadirkan kebijakan dan pembangunan yang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," ungkapnya.

Rico berharap momentum pergantian pimpinan DPRD tersebut semakin memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD Medan. Selain itu, penyerapan dan pengawalan aspirasi masyarakat juga dinilai perlu terus ditingkatkan.

Dengan demikian, berbagai kebutuhan dan persoalan yang disampaikan warga dapat menjadi bahan penting dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan Kota Medan.

"DPRD tidak hanya menjalankan fungsi kelembagaan, tetapi juga harus semakin hadir sebagai representasi masyarakat dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan memberikan manfaat nyata bagi warga Kota Medan," katanya.

Rico menyadari masih terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi bersama dalam pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. 

Untuk itu, komunikasi, sinergi dan hubungan kerja yang baik antara Pemko Medan dan DPRD Medan perlu terus diperkuat dengan tetap menghormati tugas, fungsi dan kewenangan masing-masing.

"Semangat pengabdian, energi dan tanggung jawab harus terus kita jaga untuk bersama-sama mewujudkan Kota Medan yang semakin inklusif, maju dan berkelanjutan," pungkasnya.
(A-Red)