Notification

×

Iklan


Iklan



Saipul Bahri: Pergantian Pimpinan dan Anggota DPRD Medan Merupakan Hal yang Wajar

Selasa, 01 September 2026 Last Updated 2026-09-01T09:09:45Z


AyoMedan.com - MEDAN. Anggota DPRD Kota Medan, Saipul Bahri, menyampaikan bahwa pergantian pimpinan maupun anggota DPRD merupakan bagian dari dinamika politik dan kewenangan internal masing-masing partai politik.


Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti Rapat Paripurna Peresmian Pemberhentian dan Pengangkatan Pengganti Pimpinan DPRD Kota Medan Masa Jabatan 2024-2029, dari H. Rajudin Sagala S.Pd.I kepada Hj. Sri Rezeki A.Md, Selasa (1/9).


"Kita hormati kebijakan serta keputusan setiap partai yang mengganti setiap anggota serta pimpinannya," ujar Saipul Bahri kepada AyoMedan.com.


Politikus Fraksi NasDem tersebut menilai, setiap partai politik memiliki mekanisme, aturan, serta pertimbangan tersendiri dalam menentukan posisi kadernya di lembaga legislatif.


Menurutnya, selama proses pergantian dilakukan sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku, seluruh pihak perlu menghormati keputusan tersebut.


"Ini bagian dari dinamika politik. Kita sebagai sesama anggota DPRD tentu harus menghormati keputusan dan kebijakan masing-masing partai," katanya.


Saipul menambahkan, pergantian pimpinan maupun anggota DPRD tidak semestinya mengganggu pelaksanaan tugas dan fungsi lembaga legislatif.


"DPRD tetap memiliki tanggung jawab untuk menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, serta pengawasan demi kepentingan masyarakat Kota Medan," sebutnya.


Ia berharap, setelah adanya perubahan komposisi pimpinan maupun anggota DPRD, komunikasi dan sinergi antar pimpinan, anggota DPRD, serta Pemerintah Kota Medan tetap berjalan dengan baik.


"Yang terpenting bagaimana kita tetap menjaga kebersamaan dan menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. Apa pun posisi kita, tanggung jawab terhadap masyarakat tetap menjadi prioritas," ungkapnya.


Saipul juga mengajak seluruh anggota DPRD Kota Medan untuk tetap menjaga kondusivitas serta mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas kedewanan.


"Dengan demikian, dinamika internal partai maupun perubahan posisi di DPRD dapat berjalan secara baik tanpa mengurangi fokus lembaga dalam memperjuangkan aspirasi dan kepentingan warga Kota Medan," pungkasnya. (A-Red)