Notification

×

Iklan


Iklan



Akademisi USU Roy Fachraby Apresiasi Program Tebus Ijazah Rico Waas, dan Ingatkan Pengawasan Ketat

Minggu, 11 Oktober 2026 Last Updated 2026-10-10T23:47:48Z


AyoMedan.com - MEDAN. Akademisi Universitas Sumatera Utara (USU), Roy Fachraby Ginting, mengapresiasi kebijakan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melalui program tebus ijazah bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Program ini dinilai sebagai langkah nyata membantu masyarakat mengatasi kendala biaya pendidikan sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Kota Medan.

Menurut Roy, ijazah merupakan dokumen penting yang menjadi salah satu syarat bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja. Karena itu, persoalan tunggakan biaya sekolah tidak seharusnya menjadi penghalang bagi anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Ia menilai, program tebus ijazah tidak hanya memberikan solusi terhadap persoalan administrasi pendidikan, tetapi juga membuka peluang bagi generasi muda untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga.

“Pendidikan merupakan salah satu kunci untuk memutus rantai kemiskinan. Dengan memiliki ijazah, anak-anak memiliki kesempatan lebih besar untuk melanjutkan pendidikan atau mendapatkan pekerjaan yang layak,” ujarnya.

Meski memberikan apresiasi, Roy mengingatkan agar pelaksanaan program yang menggunakan anggaran Pemerintah Kota Medan tersebut mendapat pengawasan ketat. Hal ini penting untuk memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan serta mencegah terjadinya penyalahgunaan anggaran.

Roy menegaskan, transparansi dan akuntabilitas harus menjadi perhatian utama agar program tersebut berjalan sesuai tujuan dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk kepentingan pribadi.

“Program tebus ijazah ini menggunakan anggaran Pemko Medan. Jangan sampai program ini dimanfaatkan oleh orang-orang tertentu untuk menjadi ladang transaksional. Kalau itu sampai terjadi, nama baik Wali Kota Medan juga yang akan tercoreng,” tegasnya.

Ia berharap Pemko Medan dapat menjalankan program tebus ijazah secara transparan, tepat sasaran, dan berkelanjutan. "Sehingga program tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi siswa dari keluarga kurang mampu, sekaligus memastikan mereka memperoleh hak atas dokumen pendidikan yang dibutuhkan untuk melanjutkan masa depan," ungkapnya.

Roy juga menilai, pengawasan yang baik akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah daerah, sehingga program bantuan pendidikan dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi pengentasan kemiskinan diKota Medan. (A-Red)