Notification

×

Iklan


Iklan


Laksamana Putra Siregar 'Digeser' Wali Kota Menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Medan

Senin, 25 September 2023 Last Updated 2023-09-25T13:47:42Z



Ayomedan.com - Medan, Wali Kota Medan, Bobby Nasution kembali melantik dan mengambil sumpah pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemko Medan, Senin (25/09/2023). Kali ini yang dilantik, Laksamana Putra Siregar menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Medan. Diharapkan, Putra yang sebelumnya menjabat Kadis Pendidikan ini dapat membenahi perpustakaan dan kearsipan.


Pelantikan dilakukan Bobby Nasution diwakili Sekda Wiriya Alrahman di Ruang Rapat III Balai Kota Medan. Diingatkan, pelayanan perpustakaan merupakan salah satu mukanya Pemko Medan. Di samping itu, minat baca dan tingkat kunjungan masyarakat ke perpustakaan harus terus ditingkatkan lagi.


“Tolong, benahi perpustakaan! Buat senyaman mungkin sehingga masyarakat yang berkunjung benar-benar merasa nyaman,” ucap Wiriya menyampaikan sambutan tertulis Bobby Nasution.


Dalam prosesi pelantikan yang turut dihadiri Inspektur, Sulaiman Harahap dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Sutan Tolang Lubis, Wiriya kembali menyampaikan, melalui rotasi yang dilakukan, pemangku jabatan yang mendapat amanah dan tanggung jawab harus semakin termotivasi memaksimalkan kinerja melayani masyarakat.


"Kita adalah pelayan masyarakat dan ini harus tertanam dalam benak kita. Hadir untuk melayani, bukan dilayani," tegasnya.


Diingatkan Wiriya, hal pertama yang harus dilakukan pejabat yang baru dilantik ini segera menyesuaikan diri. Kemudian, siap menghadapi segala situasi dan tuntutan, serta meningkatkan pencapaian target.


"Sebagai pelayan masyarakat, kita harus memiliki integritas diri. Integritas ini menjadi nilai penting yang harus kita miliki," imbuhnya.


Selain itu, sambung Wiriya, harus meningkatkan kejujuran, tanggung jawab dan kerja keras. “Hal ini menjadi kewajiban yang harus segera diimplementasikan, bukan hanya sebatas ucapan atau konsep belaka," harapnya.


Kembali Wiriya mengingatkan, untuk membangun jiwa kepemimpinan yang kuat dan tidak mudah terprovokasi. “Kepemimpinan yang kuat akan menentukan keberhasilan roda organisasi," pungkasnya. (A-Red)