Notification

×

Iklan


Iklan


Kunjungan Masyarakat ke Pasar Mulai Padat, Suwarno: PUD Pasar Intensifkan Patroli Tiap 15 Menit Sekali

Jumat, 29 Maret 2024 Last Updated 2024-03-29T09:06:09Z



AyoMedan.Com - Medan, Memasuki minggu ke tiga (3) Bulan Suci Ramadhan, kunjungan masyarakat ke pasar mulai terlihat padat. Seiring dengan hal tersebut, PUD Pasar Medan mulai mengintensifkan petugas untuk berpatroli.


Hal ini disampaikan Dirut PUD Pasar Medan Suwarno ketika melakukan pemantauan di Pasar Pusat Pasar, Jum'at (29/03/2024).


Suwarno yang didampingi Kepala Cabang I Agus Syahputra, Kepala Pasar Pusat Pasar Khairul A. Daulay dan Kaur Penertiban Cabang I Asri Mulyawan menjelaskan, memasuki hari ke-18 bulan Ramadan 1445 H, kunjungan masyarakat ke Pasar Pusat Pasar mulai tampak padat sejak pukul 10.00 WIB.


"Tentunya tingkat kunjungan masyarakat yang mulai memadati pasar berdampak baik terhadap perputaran ekonomi, khususnya bagi pedagang. Semoga situasi ramai ini bisa terus berlanjut," ucap Suwarno.


Adanya peningkatan kunjungan itu, sambung Suwarno, pihaknya menambah durasi petugas untuk berpatroli. Tiap lantai terdapat petugas bagian penertiban untuk berpatroli. Patroli ini didukung pula oleh unsur perwakilan pedagang.


"Jadi kita siagakan petugas untuk berpatroli di lantai 1, 2, dan 3. Mereka berpatroli tiap 15 menit sekali," kata Suwarno.


Peningkatan patroli ini, lanjut Suwarno, untuk mengingatkan pengunjung dan pedagang agar waspada terhadap barang bawaan. "Ini juga untuk menghindari dan mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan oleh orang tidak bertanggung jawab," jelasnya.




Menurut Suwarno, giat patroli bukan hanya terkait hal keamanan saja, tetapi juga sarana dan prasarana seperti listrik dan eskalator. Para pedagang juga diingatkan agar displai atau tampilan barang dagangan tidak melewati batas kewajaran yang telah ditentukan.


"Patroli dan imbauan ini, merupakan upaya kami dalam meningkatkan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Kami juga mengingatkan masyarakat agar tidak memakai perhiasan dan barang mewah lainnya untuk menghindari terjadinya tindak kejahatan," pungkas Suwarno.(A-Red)