AyoMedan.com - Tapteng. Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, memastikan proses penanganan bencana di wilayah Tapanuli berjalan lancar, agar menjangkau masyarakat yang hingga kini masih terisolasi akibat longsor yang memutus akses darat.
"Pemantauan lewat udara terus dilakukan untuk memetakan kondisi terkini, sekaligus memastikan distribusi bantuan tepat sasaran," ucapnya.
Menurut Bobby, hal ini dilakukan agar logistik kepada warga yang tidak dapat dijangkau melalui jalur darat tersalurkan melalui skema khusus.
"Selain melakukan pemantauan udara di wilayah Tapanuli dan sekitarnya, kami juga terus mendistribusikan logistik kepada masyarakat yang berada di wilayah terisolasi yang aksesnya tertutup timbunan longsor,” ujarnya.
Gubernur menegaskan, bahwa pemerintah akan terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak. "Kami memastikan koordinasi dengan berbagai lembaga dan instansi terkait berjalan aktif, untuk mempercepat proses evakuasi serta penanganan bencana.
Update kondisi lapangan akan terus kami sampaikan,” katanya. Sembari mengajak seluruh masyarakat mendoakan kelancaran proses penanganan bencana agar situasi dapat segera pulih.
Sementara, BPBD Sumut kembali melaporkan jumlah korban dalam bencana banjir dan longsor di Sumut. Per pukul 17.00 WIB, jumlah korban meninggal mencapai 134 orang dan hilang sebanyak 127 orang.
"Data sementara meninggal dunia 134 orang, hilang 127 orang," kata Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik BPBD Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati dalam keterangannya, Sabtu (29/11/2025).
Dilaporkan juga terdapat 152 orang yang terluka. Sedangkan jumlah pengungsi mencapai 11.139 orang.(A-Red)